Isi PiringkuJuni 2019

Gulai Patin Antibodi Sejati

Berkunjung ke Provinsi Jambi tak lengkap rasanya kalau tanpa mencicipi gulai Ikan Patin. Apalagi daerah yang terletak di pesisir timur di bagian tengah Pulau Sumatra ini telah ditahbiskan sebagai sentra penghasil ikan kelompok genus Pangasius ini.

Meski bentuknya tak mewah seperti Ikan Salmon, Ikan Patin menyimpan kandungan gizi yang sama melimpahnya. Salah satunya, kandungan asam lemak esensial DHA dan Omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil sekaligus mendukung pertumbuhan janin lebih optimal, ada di dalam ikan ini. 

Ditambah Vitamin A, Vitamin B6, Vitamin D, Vitamin B12, Zat Besi, Selenium, dan Yodium menjadikan Ikan Patin sebagai salah satu makanan superfood. Protein yang terdapat pada ikan ini sekitar 23-28% dengan kandungan Lemak lebih rendah daripada ikan lainnya. 

Manfaat Ikan Patin yang padat dipadukan dengan bahan rempah-rempah untuk gulai, seperti kunyit, adas, lada, ketumbar, jahe, kayu manis, pala, serai, dan jinten semakin meningkatkan rasa nikmat juga manfaat dari makanan ini. Dilansir dari situs doktersehat.com, Ikan Patin punya rekam jejak bagi kesehatan tubuh, seperti:

Membantu pembentukan otot

Kandungan Protein tinggi pada Ikan Patin menjadikannya efektif untuk memperkuat dan menambah massa otot, sekaligus menjaga daya tahan dan kekuatan tubuh.

Kesehatan tulang terjaga

Kebutuhan Fosfor dan Kalsium harian bisa terpenuhi dengan mengonsumsi satu ekor Ikan Patin.  Jika terpenuhi, kesehatan tulang dan gigi pun terjaga sekaligus mencegah terjadinya osteoporosis atau kerapuhan tulang. 

Anti insomnia

Kelenjar pineal adalah organ endokrin berukuran kecil yang terletak pada otak besar di bawah corpus callosum yang menghasilkan Hormon Melatonin. Hormon ini dipengaruhi oleh cahaya dan berperan penting dalam mengatur pola tidur maupun insomnia. Nah, mengonsumsi Ikan Patin secara rutin dapat mengaktifkan kelenjar pineal tadi.

Meningkatkan tingkat kekebalan tubuh

Ikan Patin dipercaya mampu meningkatkan sel darah putih yang berperan untuk melawan penyakit. 

Mengatur kadar cairan dalam tubuh

Di dalam urine, darah, jaringan dan cairan tubuh terdapat suatu zat yang bernama elektrolit. Elektrolit merupakan mineral yang membawa muatan listrik, seperti Fosfat, Kalium, Natrium, Klorida, Magnesium, dan Kalsium. Beberapa zat kimia tersebut dibutuhkan oleh sel agar tubuh dapat bisa berfungsi dengan baik. Elektrolit masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi. Salah satu makanan yang baik menjaga kadar cairan dalam tubuh adalah Ikan Patin. 

Mencegah aterosklerosis

Aterosklerosis dalah penyempitan atau pengerasan pembuluh darah karena adanya plak di pembuluh darah. Plak muncul dari produk buang sel, Kalsium, Fibrin, Lemak dan Kolesterol. Pada akhirnya, plak dapat terbawa aliran darah hingga membentuk bekuan darah pada permukaan plak atau menimbulkan penyumbatan. Meski digolongkan sebagai gangguan jantung, aterosklerosis bisa terjadi pada seluruh bagian tubuh seperti kaki, otak, atau ginjal, serta memicu gangguan kesehatan di bagian-bagian tersebut.

Menyembuhkan hipotensi

Tekanan darah dalam arteri lebih rendah daripada batas ambang normal menjadi penanda hipotensi. Tekanan darah yang normal adalah antara 90/60 dan 140/90, sedangkan pada penderita penyakit hipotensi, tekanan darah di bawah 90/60. Kurangnya asupan Asam Folat dan Vitamin B12 dapat menyebabkan anemia dan berakhir pada penurunan tekanan darah.Nah, jika sudah tahu manfaat Ikan Patin nan tiada tara tadi, cepat-cepat cari resep olahan selain gulai. Asem-asem patin atau patin bakar bisa jadi alternatif pengolahan menjadi sumber pangan kesehatan yang lezat ini. 

Editor: Sopia Siregar

*Sumber: factsecret.co.id

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *