Februari 2020Kolom

Kapan Anak Dikatakan Mengalami Pubertas?

Jika bicara tentang pubertas, apa yang pertama kali muncul di benak para orangtua sekalian? Kapan putra-putri bapak dan ibu sekalian mulai dianggap puber?

Saya yakin jawabannya sangat berbeda-beda. Sebagian besar akan menjawab bahwa tanda anak perempuan sudah mengalami pubertas adalah menstruasi. Lalu bagaimana dengan anak lelaki? Jawabannya jauh lebih bervariasi lagi, mulai dari tumbuh jakun, tumbuh rambut pubis, tumbuh kumis, sampai mimpi basah.

Nah, apakah jawaban tersebut benar? Pada artikel kali ini akan dibahas lebih lanjut tentang tanda pubertas dan bagaimana pubertas berlangsung.

Pubertas adalah satu fase yang menjembatani masa anak dengan masa dewasa. Fase transisi ini ditandai dengan berbagai macam perubahan baik dari segi fisik-biologis maupun segi psikis. Fase ini harus dilalui oleh setiap anak supaya menjadi dewasa. Pubertas ditandai dengan timbulnya tanda-tanda seks sekunder dan adanya pacu tumbuh. Awitan pubertas berbeda antara anak perempuan dan lelaki.

Pubertas pada perempuan

Pubertas pada perempuan terjadi lebih awal dibandingkan anak lelaki, yaitu pada usia 8 sampai 13 tahun, dengan reratanya terjadi pada usia 10 tahun. Mulainya pubertas pada anak perempuan ditandai dengan pertumbuhan payudara atau disebut dengan breast budding. Pada tahapan ini payudara tumbuh seperti gunung kecil yang terkadang sakit jika payudaranya bersentuhan dengan baju atau ketika tidak sengaja tersentuh, bahkan nyeri pada payudara ini dapat timbul spontan. Jika anak perempuan tumbuh payudara pada usia kurang dari 8 tahun maka kemungkinan anak mengalami pubertas prekoks, sedangkan jika anak perempuan sampai usia 13 tahun belum tumbuh payudara maka disebut mengalami pubertas terlambat.

Perlu diingat lagi bahwa, pubertas pada anak harus terjadi dalam tahapan yang timbul secara berurutan. Pada perempuan, pubertas diawali dengan tumbuhnya payudara diikuti dengan tumbuhnya rambut pubis (rambut kemaluan) dan diakhiri dengan menstruasi. Jadi, menstruasi menunjukkan bahwa pubertas sudah mendekati akhir atau merupakan tahapan akhir pubertas pada perempuan. Tahapan pubertas ini harus berjalan berurutan. Menstruasi tidak akan terjadi jika belum ada pertumbuhan payudara.

Di fase pubertas, selain terjadi pertumbuhan tanda-tanda seks sekunder juga terdapat fenomena pacu tumbuh atau growth spurt. Pada fase pubertas terjadi percepatan pertumbuhan dan tinggi badan anak akan bertambah lebih cepat. Pada pubertas maka pertambahan tinggi badan maksimal pada anak perempuan adalah 9 cm/tahun, dengan total pertambahan tinggi badan selama pubertas sekitar 20-25 cm. Pada anak perempuan growth spurt ini dimulai bersamaan dengan mulainya pertumbuhan payudara. Terjadinya menstruasi menunjukkan bahwa pertambahan tinggi badan anak sudah mendekati akhir.

Pubertas pada lelaki

Lalu bagaimana dengan anak lelaki? Pubertas pada anak lelaki mulai lebih lambat dibandingkan dengan anak perempuan. Anak lelaki mulai pubertas antara usia 9 tahun sampai 14 tahun. Tanda awal pubertas pada anak lelaki bukanlah tumbuhnya kumis atau rambut pubis atau mimpi basah atau tumbuhnya jakun, tapi ditandai dengan mulai berubahnya volume testis. Jika volume testis sudah mencapai 4 mL maka anak lelaki dikatakan mulai mengalami pubertas.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *