Maret 2020Media Utama

Situasi Global Terdampak Covid-19

Sampai dengan 31 Maret 2020, WHO melaporkan secara global 750.890 warga dunia dinyatakan positif COVID-19, 36.405 di antaranya meninggal. Data ini berasal dari 6 regional WHO ditambah kasus positif di kapal pesiar Diamond Princess.

Di regional Pasifik Barat sebanyak 104.868 kasus positif dan 3.671 kasus meninggal. Kasus terbanyak di kawasan ini ada di China, yaitu 82.545 positif, 3.314 di antaranya meninggal.

Di regional Eropa ada 423.946 warga yang dikonfirmasi positif COVID-19 dengan 26.694 kematian. Kasus terbanyak di kawasan ini ada di Italia dengan 101.739 positif dan 11.591 orang meninggal.

Di regional Asia Tenggara sebanyak 4.215 orang terkonfirmasi dengan 166 kematian. Kasus terbanyak ada di Thailand dengan 1.524 orang positif dan 9 meninggal. Sementara di Indonesia tercatat 1.414 orang positif dan 122 meninggal.

Di regional Mediterania Timur sebanyak 50.349 orang dinyatakan positif dan 2.954 di antaranya meninggal. Negara yang paling banyak memiliki kasus positif di kawasan ini adalah Iran dengan 41.495 orang positif dan 2.757 meninggal.

Di regional Amerika ditemukan 163.014 orang terkonfirmasi dan 2.836 kasus di antaranya meninggal. Kasus terbanyak di kawasan ini ada di Amerika Serikat yaitu 140.640 prang positif dan 2.398 meninggal.

Di regional Afrika tercatat 3.786 warga dinyatakan positif dengan 77 kematian. Afrika Selatan adalah negara terbanyak di kawasan ini dengan kasus postitif 1.326 orang dengan 3 kematian.

Sementara itu, di kapal pesiar Diamond Princess ada 712 kasus positif dan 7 di antaranya meninggal.

WHO menilai risiko penularan dan kematian COVID-19 di tingkat global “Sangat Tinggi”.

Angka kematian tertinggi

Kasus di China terus meningkat hingga akhir Maret 2020. Di regional Pasifik Barat, kasus COVID-19 di China paling banyak dengan kematian tertinggi.

Di regional Eropa, kasus COVID-19 paling banyak di Italia. Hingga 24 Maret 2020,

Sitrep WHO melaporkan kasusnya mencapai 63.927, dengan lebih dari 6.077 kematian. Angka kematian di Italia ini tertinggi di dunia, yaitu mencapai lebih dari 9 persen. Sementara di China, angka kematian berada pada 3,8 persen.

Penyebaran kasus di Italia disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti diberitakan Aljazeera, Italia memiliki penduduk lanjut usia terbanyak setelah Jepang. Pada orang tua, sistem kekebalan menurun seiring pertambahan usia. Golongan lansia memiliki risiko tinggi tertular penyakit.

Selain faktor usia, mengutip dari CNN, sistem kekebalan juga sangat berpengaruh termasuk penyakit yang mendasari seperti kanker atau diabetes.

Menurut Krys Johnson, seorang ahli epidemiologi di Temple University College of Public Health, kondisi seperti itu juga membuat orang lebih rentan terhadap penyakit parah akibat virus corona.

Upaya

Untuk menekan jumlah kasus COVID-19, China dan Italia memberlakukan lockdown.

Portal berita The New York Times menyebutkan, pemerintah Italia menugaskan pasukan untuk ‘mengunci’ Lombardy, epicentrum COVID-19. Pemerintah setempat juga menutup taman, melarang kegiatan di luar ruangan, termasuk jogging jauh dari rumah.

Perdana Menteri Giuseppe Conte menegaskan hadirnya negara dalam penanganan COVID-19.

“Negara hadir di sini,” tegas Conte.

Italia terus melakukan upaya memutus penularan dengan mengisolasi kota-kota terlebih dulu, kemudian wilayah.

Kini Italia masih berjuang menurunkan kasus. Meski serangkaian langkah telah ditetapkan untuk menghentikan penyebaran virus, termasuk memberlakukan lockdown, tapi Italia belum dapat “meratakan kurva” memperlambat penyebaran penyakit menular ini. [*]

5 negara dengan kasus Covid-19 tertinggi

Berdasarkan data WHO hingga 5 Maret 2020, secara global terdapat 93.090 kasus konfirmasi. 80.565 kasus konfirmasi di China dan 14.768 kasus konfirmasi di luar China. Adapun 5 kasus tertinggi adalah China, Korea Selatan, Italia, Iran, dan Jepang.

  1. Kasus konfirmasi Covid-19 tertinggi di China terjadi di 34 provinsi, region, dan kota. Kasus konfirmasi 80.565 kasus dengan kematian 3.015. Berdasarkan data per 5 Maret 2020, 83,7% kasus konfirmasi berasal dari Provinsi Hubei, yang merupakan tempat ditemukannya kasus Covid-19 pertama kali.
  2. Korea Selatan. Pada 5 Maret 2020, sebanyak 766 kasus konfirmasi Covid-19 terdapat di Korea Selatan dengan 35 kasus meninggal. Mengutip CNN, ada total 516 kasus baru infeksi Covid-19, 405 kasus berasal dari Daegu, yang merupakan pusat penyebaran Covid-19 di Korea Selatan.
  3. Kasus positif Covid-19 di Italia per 5 Maret 2020 berada di angka 3.089. Total kematiannya telah mencapai 107. Sementara itu, pasien yang berhasil sembuh jumlahnya mencapai 276 orang.
  4. Penyebaran virus corona di Iran tercatat pada 5 Maret 2020 terdapat jumlah 2.336 kasus. Jumlah korban meninggalnya mencapai 77 orang.
  5. Pada urutan ke-5 tertinggi kasus Covid-19 per tanggal 5 Maret 2020 adalah Jepang dengan jumlah 284 kasus dan 6 kematian.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *