April 2020Info Sehat

Dampak Buruk Kebiasaan Menggigit Kuku

Kebiasaan menggigit kuku dalam istilah medis sering disebut onychophagia. Seperti yang dilansir oleh Mayo Clinic, menggigit kuku sebenarnya bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan Anda,” demikian informasi dalam laman Hellosehat.

Sementara itu, menurut Catharine Mayung Sambo dalam artikel yang dimuat pada aplikasi Primaku milik Ikatan Dokter Anak Indonesia, kebiasaan menggigit kuku umumnya mulai tampak pada anak sekitar usia 3 hingga 6 tahun.

Namun, agak sulit menentukan apa yang menjadi pencetus awal mula kebiasaan menggigit kuku pada anak.Hanya, kata Catharine, kebiasaan menggigit kuku seringkali tampak ketika anak sedang dalam keadaan stres atau cemas.

“Perasaan stres atau cemas tersebut mungkin dapat terjadi dalam berbagai keadaan. Misalnya ketika tidak mengerti suatu bagian pelajaran, membaca cerita sedih atau seram dipaksa melakukan sesuatu yang tidak disukai, atau kesepian,” jelas Catharine.

Lebih lanjut Catharine menyampaikan, kebiasaan menggigit kuku bukan sesuatu yang mengkhawatirkan karena akan berhenti sendiri, terutama bila tidak ada pemicunya, tetapi sebagian kecil terus melakukannya hingga menginjak usia dewasa. Meski demikian, kebiasaan menggigit kuku dapat meningkatkan risiko perubahan susunan gigi (maloklusi), terutama pada deretan gigi bagian depan.

Kebiasaan menggigit kuku berkepanjangan juga dapat menyebabkan retakan kecil pada gigimaupun radang gusi. Apabila terjadi infeksi pada kuku akibat bakteri atau jamur, kebiasaan menggigit kuku dapat menyebarkan infeksi tersebut ke rongga mulut.

Untuk itu, Catharine menyarankan, orangtua yang mengetahui anaknya memiliki kebiasaan menggigit kuku sejak kecil agar dapat menghentikannya.

“Untuk menghentikan kebiasaan ini diperlukan motivasi yang timbul dari diri si anak sendiri. Penting untuk tidak memarahi atau menghukum anak karena melakukan kebiasaan ini, karena justru kemungkinan akan menyebabkan anak melanjutkan kebiasaan ini sebagai bentuk meminta perhatian,” kata Catharine.

Catharine mencontohkan cara agar anak menghentikan kebiasaan menggigit kuku. Di antaranya membalurkan minyak zaitun agar kuku menjadi lebih lunak sehingga anak menjadi kurang tertarik untuk menggigiti kuku. Cara lainnya yang dapat dilakukan menurut Catharine adalah dengan menjaga kuku tetap pendek dan rapi sehingga anak enggan untuk menggigiti ujung kuku atau kutikula yang tidak rapi.

KEBIASAAN MENGGIGIT KUKU BERKEPANJANGAN DAPAT MENYEBABKAN RETAKAN KECIL PADA GIGI MAUPUN RADANG GUSI”

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button