April 2020Daerah

Gerakan Jatim Sehat Dan Cuci Tangan Sambil TikTok-An

Provinsi Jawa Timur punya strategi unik untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19). Selain pola hidup bersih dan sehat, pendekatan keimanan warganya serta meningkatkan sosialisasi melalui media sosial menjadi ikhtiar sang gubernur, Khofifah Indar Parawansa.

Kasus positif COVID-19 pertama di Jawa Timur yang ditemukan di Kabupaten Magetan seakan menjadi stimulan bagi Pemprov Jatim untuk menegakkan Gerakan #JatimSehat. Bukan semata untuk meredam virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, tapi harapannya meningkatkan kesadaran warga Jawa Timur dalam menjaga lingkungannya tetap sehat.

Seperti gerakan mencuci tangan yang bersih dan benar yang diselenggarakan di Monumen Polri Jalan Raya Darmo, Minggu (8/3/2020). Para pimpinan daerah setempat langsung mencontohkan enam langkah gerakan mencuci tangan yang bersih dan benar sesuai anjuran kesehatan. Uniknya, gerakan tersebut diiringi dengan musik ala TikTok yang saat ini digandrungi. 

Harapannya dengan menggunakan media yang digemari oleh semua kalangan, pesan gerakan hidup sehat dan juga mencuci tangan yang benar bisa diviralkan.

Gerakan ini, menurut Khofifah, diinisiasi lantaran wabah COVID-19 telah menjadi perhatian dunia. Tak hanya itu, Khofifah melanjutkan, virus ini juga menimbulkan efek ketakutan di tengah masyarakat, termasuk di Kota Surabaya. 

“Jangan menjadikan virus corona sebagai monster yang menyebabkan fear effect,” jelas Khofifah.

Melihat fenomena tersebut, dirinya bersama Forkopimda Jatim termasuk Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya menggagas Gerakan Jatim Sehat. Melalui gerakan ini, dilakukan sosialisasi untuk masyarakat seperti apa virus Corona, cara penyebarannya, maupun penangkalan atau pencegahannya.

“Masyarakat Jatim harus mendapatkan informasi yang cukup dan komprehensif. Karena itu bersama Forkopimda Jatim bersatu menyampaikan pesan Jatim Sehat,” kata Khofifah.

 Informasi yang komprehensif yang dimaksud termasuk cara-cara penyebaran virus corona. Dibantu oleh Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-Emerging (Pinere) RSUD dr Soetomo, Dr Sudarsono, SpP(K), Khofifah menegaskan bahwa cara termudah menghindari penularan virus corona COVID-19 adalah dengan mencuci tangan yang baik dan sempurna dengan sabun. 

“Jika gerakan mencuci tangan melalui TikTok bisa diviralkan akan menjadi pembelajaran yang sangat baik. Itu bukan hanya untuk masyarakat Jatim tetapi untuk seluruh masyarakat yang mengakses dari konten tersebut,” lanjut Khofifah.

Langkah lainnya, yaitu berpikir sehat disertai pergaulan yang sehat. Pola-pola seperti ini menjadi satu kesatuan untuk pencegahan secara komprehensif

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *