April 2020Daerah

Skema Komprehensif Untuk Sekat Virus Corona

Berbagai daya dan upaya untuk menjaga warga Jawa Timur dari penyebaran virus corona (COVID-19) dikerahkan agar dapat diimplementasikan ke seluruh kabupaten/kota.

Jumlah bed di rumah sakit telah ditambah, alat logistik seperti alat pelindung diri (APD) maupun disinfektan telah disiapkan. Begitu juga di Gedung Negara Grahadi juga ada room screeningdrive thru disinfektan.

Pemprov Jawa Timur juga membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang diketuai oleh Sekdaprov Jatim. Di dalamnya terdapat rumpun gugus kuratif berupa layanan rumah sakit diketuai Dirut RSUD dr Soetomo Surabaya. Untuk rumpun gugus promotif preventif seperti penyemprotan disinfektan, penyediaan alat-alat medis diketuai Kepala Pelaksana BPBD Jatim. Sedangkan rumpun gugus tracing Kepala Dinas Kesehatan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama jajarannya terus melakukan pemantauan ke seluruh gugus kerja tersebut. Sebanyak 44 rumah sakit di Jatim sudah memiliki ruang isolasi. Ada 41 rumah sakit yang disebut rujukan pertama, ada 3 rumah sakit rujukan utama.

“Jadi, Insya Allah seluruh lini sudah melakukan langkah-langkah antisipasi secara terus terkoordinasi, bukan sendiri-sendiri. Dari ruang isolasi itu kita bisa monitor. Jadi dari ruang isolasi itulah jika ada rujukan, hasil labnya terindikasi dan positif maka kita bisa memonitor bersama,” jelasnya.

Dicontohkan dalam acara ini seperti berbagai layanan masyarakat dari Polda Jatim, RSAL dr Ramelan, ada rumah sakit swasta, juga rumah sakit Pemprov Jatim.

“Artinya kita bersama-sama menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Jatim, mari kita jaga diri kita, lingkungan kita pastikan sudah melakukan hidup yang sehat,” urai Khofifah.

Agar diseminasi informasi terkait layanan tersebut berjalan efektif, Pemprov Jatim menciptakan layanan chatbot di aplikasi WhatsApp. Beragam informasi seputar penanganan virus corona diakses di infocovid19.jatimprov.go.id/wacovid19

Melalui layanan ini, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan akun resmi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Terdapat tujuh fitur yang bisa dimanfaatkan masyarakat, di antaranya radar COVID-19, tanya jawab seputar Covid-19, hingga rekomendasi dan tips kepada masyarakat agar mereka terlindungi dari infeksi virus corona.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button