Mei 2020Newsflash

Enam Kabupaten/Kota Dapat Sertifikat Bebas Malaria

Pada Jumat (1/5/2020), bertempat di Gedung Kemenkes Kuningan, Jakarta, Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, menyerahkan sertifikat eliminasi malaria kepada 6 kabupaten/kota yang berhasil mencapai eliminasi malaria.

Keenam kabupaten/kota tersebut adalah Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Wakatobi, dan Kota Bengkulu.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penyerahan sertifikat eliminasi malaria tahun ini dilakukan secara virtual melalui video converence. Hal ini dilakukan mengingat adanya pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya, Menkes mengatakan eliminasi malaria merupakan upaya untuk menghentikan penularan malaria di suatu wilayah, yaitu di kabupaten/kota atau di provinsi. Pada tahun 2019, sebanyak 300 kabupaten/kota telah mendapatkan sertifikat eliminasi malaria. Pada tahun 2020, target kabupaten/kota yang mendapatkan sertifikat eliminasi malaria adalah 325 kabupaten/kota.

Dalam rilis kemenkes, Menkes mengatakan, “Kali ini kita kembali bangga dan bersyukur, karena sampai dengan bulan April 2020 ada 6 kabupaten/Kota yang telah lolos penilaian dan berhak mendapatkan sertifikat eliminasi malaria.”

Sementara itu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Achmad Yurianto, mengatakan kabupaten/kota yang mendapatkan sertifikat eliminasi malaria harus memperhatikan 11 indikator dengan 3 indikator utama sebagai syarat mutlak.

Tiga indikator syarat mutlak tersebut adalah Annual Parasite Incidence kurang dari 1 per 1.000 penduduk Slide Positive Rate kurang dari 5 %, dan tidak ada kasus indigenous (penularan malaria setempat).

Mengutip rilis Kemenkes, Yuri mengatakan, “Tiga indikator tersebut harus dipertahankan selama tiga tahun berturut-turut.”

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *