Info SehatJuni 2020

Cegah COVID-19 dengan Zat Gizi Seimbang

Menjaga kesehatan saat masa pandemi COVID-19 merupakan tantangan tersendiri. Makanan, minuman, hingga aktivitas fisik harus dijaga dan rutin dilakukan agar kita senantiasa sehat.

Makanan pun tidak bisa sembarangan diolah dan dikonsumsi karena makanan yang bergizi menjadi kunci agar daya tahan tubuh tetap kuat dalam mencegah infeksi COVID-19. Sistem imun tubuh dapat berfungsi dengan baik apabila kebutuhan zat gizi terpenuhi.

Mengolah makanan dengan tepat

Cara mengolah makanan tidak kalah penting untuk menjaga kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Masyarakat Indonesia cukup beruntung karena dapat memperoleh bahan makanan tradisional tinggi protein, seperti tahu dan tempe. Sayangnya, makanan tersebut sering kali diolah dengan cara yang kurang tepat.
Makanan yang diolah dengan cara digoreng sangat populer, padahal menggoreng makanan dapat mengurangi kandungan protein dari makanan tersebut. Lalu, apa alternatif dari menggoreng makanan?

Dalam kasus tahu atau tempe, tahu dapat diolah dengan membuat sayur atau pepes. Sedangkan, tempe dapat diolah sebagai tempe bacem tanpa digoreng atau dibuat menjadi sambal tempe. Pengolahan dengan cara menggoreng memicu timbulnya trans-fat atau lemak yang tidak baik.
Dikutip dari salah satu pernyataan dalam studi yang dilakukan oleh Briggs dkk tahun 2017, konsumsi trans-fat yang melebihi kebutuhan harian dapat memicu terjadinya penyumbatan pembuluh darah sehingga timbul penyakit penyakit jantung koroner.

Ketika mengolah sayur, sebaiknya tidak dimasak terlalu matang atau overcooked agar kandungan vitamin dan mineral yang berada di dalamnya tetap optimal. Sedangkan, buah-buahan sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk buah potong tanpa penambahan gula seperti pada jus.

Terkadang kita mengonsumsi beberapa jenis buah seperti apel, jambu biji, pear, atau anggur dengan membuang kulitnya. Padahal kulit buah tersebut kaya akan serat yang dapat memperlancar saluran cerna kita sehingga sebaiknya tidak membuang kulit dari beberapa jenis buah-buahan.

Mendapatkan gizi seimbang

Selain mengolah, mengetahui gizi seimbang yang baik untuk kita konsumsi juga perlu dilakukan. Menurut WHO, dengan mengonsumi makanan yang mengandung zat gizi esensial, dapat mencegah berbagai infeksi virus, termasuk COVID-19. Lantas apa saja zat gizi esensial tersebut?

Karbohidrat

Makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, kentang, dan ubi. Berdasarkan anjuran Kementrian Kesehatan, karbohidrat dapat dikonsumsi sebanyak sepertiga dari isi piring. Sumber karbohidrat yang banyak mengandung serat seperti nasi merah dan nasi hitam dapat menjaga kesehatan saluran cerna dan menjaga berat badan.

Protein dan Lemak

Makanan yang mengandung protein dapat kita peroleh dari hewan maupun tumbuhan seperti ikan, ayam, daging, telur, tahu, dan tempe. Kemudian, untuk konsumsi lemak dapat diperoleh dari lauk dan minyak yang kita makan. Makanan yang mengandung protein dapat dikonsumsi sebanyak seperenam dari isi piring.

Vitamin dan Mineral

Serat merupakan salah satu sumber vitamin dan mineral yang merupakan bagian dari karbohidrat. Serat dapat ditemukan pada berbagai sayuran dan buah-buahan. Jumlah sayuran yang disarankan, yaitu sebanyak dua pertiga isi piring. Sedangkan, buah-buahan sebanyak sepertiga isi piring. Vitamin dan mineral memegang peran penting dalam menjaga sistem imun tubuh.

Selain karbohidrat, protein, lemak, dan serat, kita juga harus mengonsumi makanan yang mengandung vitamin dan mineral. Kedua zat ini memegang peranan penting dalam menjaga sistem imun tubuh melalui peningkatan imunitas bawaan, menjaga integritas sel, dan produksi antibodi. Vitamin dan mineral diperoleh dengan mengonsumsi buah dan sayuran setiap hari. Konsumsi suplemen multivitamin dan mineral dibutuhkan apabila kebutuhan harian tidak terpenuhi atau dalam kondisi tertentu yang mengharuskan mengonsumsi suplementasi.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *