Agustus 2020Resensi

“Dua P”
Kunci Merancang Karier Penuh Makna

Judul : Turn Right: Perjalanan Menuju Karier Penuh Makna
Penulis : Inez Natalia
Tebal : 291 halaman
Tahun : Januari 2019

Upacara bendera HUT RI setiap 17 Agustus mungkin dianggap sebagian besar orang hanyalah seremonial belaka. Bagi penulis buku Turn Right ini justru menjadi momen penggugah hatinya untuk berbuat sesuatu bagi kehidupan orang lain, dan tentu saja sebuah kisah titik balik yang menginspirasi penulisnya.

“Seandainya semua orang bertalenta di Indonesia memilih untuk meninggalkan tanah kelahiran mereka, maka siapakah yang akan tersisa untuk memperbaiki Indonesia?” tulis Inez Natalia pada halaman 17.

Kesadaran berpikir ini muncul dari batin Inez kala mendengarkan temannya yang menjadi perwakilan pidato siswa saat upacara. Ketika sang teman bercerita tentang jasa para pahlawan bangsa, Inez berpikir lebih jauh tentang masa depan.

Awal Mula

Sejak saat itulah, impiannya berubah. Dari yang semula bercita-cita menjadi pekerja kantoran, gadis kelahiran 4 Maret 1997 ini ingin berperan di arena global mewakili bangsa Indonesia. Dimulai dari pemilihan jurusan saat kuliah, Inez mantap memilih keilmuan Hubungan Internasional. Sembari berkuliah, Inez pun aktif di sebuah organisasi nirlaba yang berjejaring di Asia Tenggara. Ia berkesempatan berkeliling dunia untuk berbagi tips dengan para pemuda.

Ribuan anak muda di lebih dari 15 negara telah merasakan kontribusi Inez. Ia memfasilitasi melalui workshop, konferensi, pembelajaran dalam tim, dan konsultasi privat di ranah penemuan diri, pengembangan kepemimpinan, pembentukan tim, dan perencanaan karier.

Kegiatan penulis buku untuk merancang jalur karier sejak 2009 itulah, rupanya menumbuhkan keinginan untuk berbagi. Inez menuliskan dua kunci utama dalam buku ini bagi sesama anak muda, yaitu Purpose (tujuan) dan Passion (minat). Ia pun merintis The Intersection Project yang membantu kalangan dewasa untuk sukses berkarir di jalur wirausaha mandiri.

“Memilih jalur karir sering dianggap sulit bagi kebanyakan orang dewasa muda berusia 20-an tahun. Rata-rata manusia menghabiskan 50 persen sampai 62,5 persen dari waktu sadarnya untuk bekerja, yang berarti lebih dari sekitar 96 ribu jam kerja dalam satu garis kehidupan,” ungkap Inez.

Secara sederhana dapat dikatakan, pekerjaan mengambil porsi besar dalam hidup dan sangat memengaruhi berbagai aspek personal dalam hidup individu. Kenyataannya, menurut kolumnis Business Insider Alyson Shontell berdasarkan survei Deloitte’s Shift Index, sebagian besar manusia atau kurang dari 80 persen merasa tidak puas dengan pekerjaannya.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *