Agustus 2020Serba Serbi

Mengenal Jabatan Fungsional Analis Kebijakan Bidang Kesehatan

Penulis: dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes, Analisi Kebijakan Ahli Utama Kemenkes

Undang-undang nomor 5 tahun 201 4 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) menyebutkan, ada tiga jabatan yang dapat diemban oleh para abdi negara yakni jabatan administrasi, jabatan fungsional, dan jabatan pimpinan tinggi.

Di Kementerian Kesehatan terdapat satu jabatan fungsional yang baru dibentuk setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) nomor 45 tahun 2013, yakni Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (JFAK).

Diharapkan dengan adanya JFAK maka kebijakan di Kemenkes akan semakin baik dan berdampak pada dunia internasional terkait program kesehatan. Peran ini sudah mulai dilaksanakan oleh JFAK dengan baik, di antaranya dengan terlibat dalam proses renegosiasi kebijakan WHO atau negara lain yang lebih menguntungkan pemerintah Indonesia.

JFAK juga terlibat dalam negosiasi dengan Bappenas untuk membahas anggaran dan program di tahun anggaran yang akan datang, atau dengan WHO, atau kaitan hubungan bilateral antarnegara mengenai berbagai isu kesehatan hingga liberalisasi perdagangan membawa manfaat yang besar.

JFAK juga memiliki peran untuk menunjang jabatan fungsional lainnya yang telah ada dalam memberikan kontribusi kebijakan di bidang kesehatan. Sebagaimana Groth menyampaikan dalam tulisannya, penyusunan kebijakan dilakukan melalui pendekatan holacracy, di mana fleksibilitas dan kreativitas organisasi dalam menugaskan anggotanya tanpa harus melihat jabatan atau disesuaikan dengan spesifikasi dan kompetensinya.

Seru

Sebagaimana tertuang dalam PermenPAN-RB nomor 45 tahun 2013, JFAK memiliki 4 tugas utama: memberikan riset dan analisis kebijakan; memberikan rekomendasi kebijakan; melakukan komunikasi koordinasi, advokasi, konsutasi dan negosiasi kebijakan; serta melakukan publikasi hasil kajian kebijakan.

1 2Laman berikutnya

dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes

Analisis Kebijakan Ahli Utama Kemenkes

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *