Info SehatSeptember 2020

Mandi Dua Kali Sehari dapat Mencegah Biang Keringat

Gatal karena biang keringat bisa menimbulkan ketidak-nyamanan. Apalagi jika digaruk dapat menyebabkan terjadinya infeksi bakteri dan menimbulkan luka di kulit.

Menurut dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin Rumah Sakit Sitanala, dr. Eka Komarasari, Sp.KK, biang keringat atau dalam bahasa medis dikenal dengan miliaria merupakan kelainan kulit yang disebabkan adanya sumbatan pada saluran kelenjar keringat atau kelenjar ekrin.

“Biang keringat sering terjadi pada bayi dan anak anak. Hal ini disebabkan karena fungsi kelenjar keringat belum sempurna,” sebut dr. Eka.

Namun, orang dewasa juga dapat mengalami miliaria. Dijelaskan oleh dr. Eka bahwa berdasarkan letak sumbatannya, miliaria atau biang keringat dapat dibedakan menjadi tiga.

Pertama, miliaria kristalina. Sumbatan terletak di bagian atas epidermis. Gejalanya lenting berisi cairan jernih dan banyak terjadi pada bayi.

Kedua, miliaria rubra, merupakan miliaria yang paling sering terjadi. Sumbatan terletak di epidermis bagian bawah. Gejalanya ada benjol kecil kemerahan dan gatal.

Ketiga, miliaria profunda, sumbatan terletak di dermis. Gejalanya benjolan terdapat kecil dalam kulit, sewarna kulit, tidak gatal.

Beberapa Penyebab

Sebagai catatan, biang keringat disebabkan adanya sumbatan pada kelenjar ekrin, salah satu kelenjar di lapisan kulit yang mengeluarkan sekretnya ke permukaan kulit melalui saluran kelenjar.

Sekret tersebut mengandung air dan elektrolit seperti natrium yang berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh dan melindungi permukaan kulit terhadap bakteri tertentu.

“Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan timbulnya biang keringat adalah suhu lingkungan yang panas dan lembab, pakaian yang ketat, demam, tirah baring yang lama, demam, obat-obat tertentu yang menyebabkan banyak keluar keringat, stres, olah raga,” terang dr. Eka.

Ketika muncul biang keringat, kata dr. Eka, gejala yang dikeluhkan biasanya timbul lenting-lenting kecil berisi cairan jernih atau benjolan kecil berwarna merah dan gatal, serta benjolan kecil di dalam kulit. Untuk itu disarankan, jika timbul biang keringat, yang utama harus dilakukan adalah menjaga suhu lingkungan sekitar agar tidak panas dengan menggunakan air conditioner atau kipas angin serta menggunakan pakaian yang longgar dari bahan yang nyaman seperti katun atau kaos.

“Pakaian lebih cepat diganti apabila basah karena keringat dan tetap harus mandi sehari 2 kali untuk menjaga agar tidak ada infeksi bakteri,” jelasnya.

Sedangkan untuk meredakan gatal yang timbul ketika mengalami biang keringat, menurut dr. Eka, bisa diobati dengan mengoleskan bedak khusus antigatal atau dengan melakukan kompres dingin dan steroid ringan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *