Media UtamaNovember 2020

Lawan Stres Akibat Pandemi dengan Olahraga

COVID-19 membawa banyak perubahan. Misalnya, pembatasan aktivitas di luar ruangan, yang membuat sebagian besar orang harus bekerja, sekolah, dan beribadah dari rumah.

Olahraga luar ruang dan olahraga di pusat kebugaran juga harus dibatasi. Namun, hal ini bukan jadi alasan untuk berhenti berolahraga. Masyarakat justru dianjurkan berolahraga secara teratur untuk meningkatkan kebugaran, sehingga imunitas tubuh terbentuk.

Mengutip laman The Jakarta Post, hasil penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Studi besar pernah membuktikan bahwa olahraga ringan hingga sedang yang dilakukan sekitar tiga kali seminggu mampu mengurangi risiko kematian selama wabah flu Hong Kong pada 1998.

Sementara itu, orang yang tidak berolahraga sama sekali atau terlalu banyak berolahraga (lebih dari lima hari berolahraga per minggu), berada pada risiko kematian terbesar dibandingkan dengan orang yang berolahraga cukup.

Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr. Veranika Darmidy, Sp. KO menyebutkan, olahraga merupakan salah satu stress relief yang dapat kita lakukan untuk mengurangi stres pada masa pandemi.

Hampir semua orang secara psikologis mengalami stress pada masa pandemi.

“Salah satu bentuk stress relief adalah dengan berolahraga, karena sudah terbukti kalau itu secara ilmiah, bahwa dengan berolahraga maka hormon-hormon yang menyenangkan itu kan keluar endorfin dan sebagainya. Kemudian hormon-hormon yang menyenangkan inilah yang akan menurunkan tingkat stres dan depresi Anda,” terang dr. Veranika.

Oleh karena itu, kita tetap harus berolahraga pada masa pandemi. Salah tsau caranya, olahraga di rumah. Dilansir laman halodoc, berikut ini beberapa olahraga yang dapat dilakukan di rumah.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button