Februari 2021Info Sehat

Corona Dan Mulut Kering

Salah satu gejala coronavirus disease 2019 (COVID-19) adalah hilangnya kemampuan merasa. Lantas bagaimana bila seseorang mengalami mulut kering atau xerostomia, yang salah satu gejalanya ditandai dengan berkurangnya sensitivitas indera perasa? “Jika Anda hanya mengalami mulut kering tanpa gejala lain terkait virus corona, mungkin tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” demikian keterangan di laman National Health Services (NHS), lembaga kesehatan Inggris.

Menurut NHS, ada gejala yang jelas dari virus SARS CoV-2, penyebab penyakit COVID-19, yakni suhu tinggi, batuk kering, dan sesak napas. Adapun mulut kering biasanya disebabkan dehidrasi yang timbul karena sakit. Namun, bagi orang yang mengalami mulut kering disertai dengan batuk dan demam disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama tujuh hari setelah gejala dimulai.

Selain itu, “jika Anda tinggal dengan orang lain, penting bagi Anda untuk mengisolasi diri di dalam sebuah ruangan dan semua orang di dalam rumah untuk tinggal di rumah selama 14 hari,” kata NHS.

Pengertian

Mulut kering atau xerostomia adalah kondisi ketika kelenjar ludah di mulut tidak menghasilkan cukup air liur untuk menjaga mulut tetap basah. Permasalahan ini dapat menimbulkan gangguan kesehatan, khususnya pada kesehatan gigi dan mulut, serta berkurangnya nafsu makan.

“Jika Anda tidak memiliki cukup air liur dan mulut kering, ini dapat menyebabkan meningkatnya plak, kerusakan gigi, penyakit gusi, sariawan, bibir pecah-pecah, serta gizi buruk karena bermasalah dengan mengunyah dan menelan,” tulis Mayoclinic.

Ketika mengalami mulut kering, otomatis jumlah air liur yang ada dalam mulut berkurang. Padahal, air liur membantu mencegah kerusakan gigi dengan menetralkan asam yang diproduksi oleh bakteri, membatasi pertumbuhan bakteri, dan membersihkan partikel makanan. Air liur juga memudahkan saat mengunyah dan menelan makanan. Selain itu, enzim dalam air liur ikut membantu proses pencernaan.

Penyebab Mulut Kering

Menurut Mayoclinic, ada beberapa penyebab seseorang mengalami mulut kering yakni:

  • Pengobatan. Konsumsi obat-obatan dianggap menimbulkan efek samping. Salah satunya adalah mulut kering. Di antara jenis yang lebih mungkin menyebabkan masalah adalah beberapa obat yang digunakan untuk mengatasi depresi, tekanan darah tinggi dan kecemasan serta beberapa antihistamin, dekongestan, pelemas otot, dan obat nyeri.
  • Penuaan. Salah satu dampak yang muncul ketika orang sudah mulai menua adalah mulut yang sering terasa kering. Ada beberapa faktor yang berkontribusi di dalamnya, seperti penggunaan obat-obatan tertentu, perubahan kemampuan tubuh untuk memproses pengobatan, nutrisi yang tidak memadai, dan masalah kesehatan jangka panjang.
  • Terapi kanker. Obat kemoterapi dapat mengubah sifat air liur dan jumlah yang diproduksi. Ini bisa jadi sementara atau permanen, tergantung pada dosis radiasi dan area yang dirawat.
  • Kerusakan saraf. Cedera atau pembedahan yang menyebabkan kerusakan saraf di kepala dan leher dapat menyebabkan mulut kering.
  • Kondisi kesehatan lain. Mulut kering bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, stroke, infeksi jamur (sariawan) di mulut atau penyakit Alzheimer, atau karena penyakit autoimun, seperti sindrom Sjogren atau HIV/AIDS. Mendengkur dan bernapas dengan mulut terbuka juga bisa menyebabkan mulut kering.
1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *