April 2021Lentera

Ikatan Emosional Nenek Dan Sang Cucu

Seorang nenek memang biasanya lebih dekat dan lebih sayang dengan cucunya. Banyak cerita tentang hubungan kedekatan antara nenek dan sang cucu. Bahkan terkadang nenek, selalu membela cucunya, saat anaknya memarahi cucunya karena berbuat kesalahan kecil.

Seperti cerita Ari dan neneknya ini. Ari (7), yang tinggal di Tanah Kusir, Kebayoran Lama Jakarta Selatan ini berlari-lari ke rumah neneknya, Suli (55) yang tidak seberapa jauh dari rumahnya. Ari berteriak-teriak dari depan rumah neneknya. Ternyata Ari minta dimandiin dengan neneknya karena akan berangkat mengaji. Karena neneknya sedang sibuk menjemur pakaian, Ari diminta untuk mandi dengan ibunya. Namun, Ari tak menerima penolakan. Ia malah merengek terus sampai neneknya mau memandikannya. 

“Tidak usah mandi, minta mandi sama ibumu saja atau mandi sendiri. Nenek sedang repot, banyak pakaian kotor yang harus nenek cuci kemudian menjemur, mumpung cuaca sedang terang dan panas,” jawa Suli kepada sang cucu. 

Tak beda jauh dengan cerita Ari dan Suli. Seorang kakek, Nudianto (49) yang tinggal di Kota Bekasi, Jawa Barat juga punya cerita kedekatannya dengan sang cucu. Nudianto yang tinggal jauh dari cucunya merasa sedih ketika tahu cucunya akan kembali ke tempat tinggal mereka di NTB setelah beberapa lama berkunjung ke rumah Nudianto.

Selama berkunjung, Nudianto sangat terhibur dengan kehadiran sang cucu. Apalagi Nudianto jadi punya kebiasaan baru menggendong dan memangku si cucu pada saat membaca, menulis, atau kegiatan aktivitas lain selama di rumah.  

“Saya merasa sedih, sebentar lagi cucu yang sudah beberapa bulan di rumah akan pulang kampung ke Nusa Tenggara Barat, padahal sedang akrab-akrabnya. Enak ada cucu, sebagai teman bermain yang menyenangkan,” ceritanya kepada Mediakom.

Yang satu ini, seorang nenek bernama Saras (54), sering melakukan komunikasi jarak jauh dengan video call kepada sang cucu. Saras yang tinggal di Bekasi, sementara sang cucu di Lampung memang membuat keduanya hanya bisa melepas rindu dengan memanfaatkan teknologi video call tersebut. Hampir setiap hari Saras dan cucunya saling telepon. Saras bahkan meminta anaknya untuk mengirimi foto sang cucu yang sedang bermain sepeda, membaca dan aktivitas lainnya sebagai pelepas rindu. 

“Kalau sehari tidak ngobrol sama cucu atau melihat foto dan video call dengan cucu sudah kangen berat. Sebab dua cucu perempuannya sangat cantik dan lucu. Setiap hari pingin lihat dan kalau bisa menggendong dan main. Sayang rumahnya jauh,” ungkap Saras. 

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga
Close