Arsip e-MagazineJuni 2021Lentera

Apresiasi Untuk Sebuah Pelayanan Publik

Menghargai pekerjaan orang lain meski itu hal yang memang seharusnya dikerjakan orang tersebut.

Maskuri (51) telah bekerja selama 5 tahun pada bagian gaji karyawan Biro Umum Kementerian Kesehatan. Setiap bulan ia melayani karyawan pemerintah di bidang kesehatan ini dengan mendistribusi gaji secara tepat waktu setiap bulannya. Jika tanggal 1 jatuh di tanggal merah atau hari libur, maka 1-2 hari sebelumnya, Maskuri harus segera menyelesaikan pekerjaannya agar seluruh karyawan tidak terlambat menerima haknya.

Jika karyawan yang memiliki aplikasi M-Banking, maka informasi penerimaan gaji tentu saja sudah bisa diakses di hari yang sama. Ting, notifikasi itu masuk ke smartphone karyawan. “Eh gaji sudah masuk!” teriak seorang karyawan. Beberapa karyawan lantas mengecek M-Banking mereka. Bagaimana jika gaji tersebut terlambat diterima setiap bulannya oleh karyawan? Tentu saja karyawan akan kecewa atau menggerutu. Namun adakah apresiasi karyawan kepada petugas yang berusaha menyelesaikan transfer gaji setiap bulan dengan tepat waktu?

“Bagi saya, menerima gaji bulanan tepat waktu setiap tanggal 1, biasa saja. Artinya tidak ada yang harus saya sampaikan apresiasi ke petugas gaji, karena sudah menjadi tanggung jawabnya mendistribusikan gaji karyawan tepat waktu setiap bulan. Tapi kalau terlambat, pasti kecewa walau sedikit,” kata seorang karyawan kepada Mediakom.

Cerita yang sama juga ketika ada permasalahan tentang suhu AC di ruangan kerja terasa kurang dingin dari biasanya. Hal yang spontan dilakukan karyawan mengeluhkan udara yang lumayan panas. Pada saat itu, memanggil petugas AC di kantor menjadi hal yang pertama dilakukan agar ruangan kembali dingin. Setelah diperbaiki dan ruangan kembali dingin, adakah yang memberikan apresiasi kepada petugas AC tersebut? Mungkin cara berpikirnya sama dengan di atas. Ya, sudah tugas dan kewajibannyalah memperbaik AC yang kurang dingin.

Belajar dari kisah para pemberi layanan publik di atas, ada beberapa pelajaran penting yang dapat kita peroleh, baik sebagai pemberi layanan atau penerima layanan. Harapannya, kita menjadi lebih bijak ketika sebagai penerima layanan atau pemberi layanan. Seorang ayah memberi nasehat kepada anaknya. “Anakku, tetaplah bekerja yang baik, siapa tahu ada orang yang memberi apresiasi kepadamu, sebab  ketahuilah  sekali saja kalian bekerja buruk, semua orang akan mengetahui dan mungkin akan memprotesmu.” 

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button