Juli 2021Media Utama

Merawat Anak Penderita Corona

Pada anak yang lebih kecil, orang tua tetap dapat mengasuh tapi menghindari paparan air liur dan tidak mencium anak. Orang tua tetap dapat menggendong mereka dengan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin. Jika memungkinkan, kata Nina, gunakan sarung tangan ketika harus mengganti popok anak. Jika anak bisa mandiri, orang tua dapat mencarikan aktivitas yang bisa mereka kerjakan sendiri, seperti bermain puzzle atau menggambar. Bila di rumah ada halaman berpagar, anak-anak dapat berjemur dan beraktivitas di lingkungan dalam pagar untuk berganti suasana.

Tip Isolasi untuk Anak

Nina Dwi Putri memberikan sejumlah tip mengasuh anak usia 0-18 tahun yang menderita COVID-19 dengan gejala ringan. Berikut ini tip tersebut.

  • Anak dapat diasuh oleh orang tua atau pengasuh yang berisiko rendah, misalnya orang tua yang terbukti tidak menderita COVID-19.
  • Cukup ayah atau ibu saja yang mengasuh sang anak untuk mengurangi orang-orang yang berkontak dengan anak.
  • Orang tua atau pengasuh yang merawat sang anak tapi tak menderita COVID-19 tetap harus melakukan isolasi setelah sang anak selesai isolasi karena masih ada masa inkubasi meski sudah melakukan protokol kesehatan.
  • Jika orang tua menderita COVID-19 tapi anaknya tidak, maka sang anak mungkin masih dalam masa inkubasi. Hindari untuk menitipkan sang anak pada orang-orang berisiko tinggi.
  • Anak usia dua tahun ke atas atau yang sudah pandai menggunakan dan melepas masker dianjurkan untuk menggunakan masker.
  • Masker harus terpasang dengan tepat.
  • Berikan istirahat masker jika anak berada di ruangan sendirian atau dapat menjaga jarak dua meter dari pengasuh.
  • Pengasuh yang berada di dalam ruangan yang sama harus menggunakan masker dan pelindung mata jika memungkinkan.
  • Masker tidak perlu digunakan pada anak kecil jika dia sedang tidur. 
Laman sebelumnya 1 2

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button