Juli 2021Kilas Internasional

Teknologi Canggih Untuk Jemaah Haji

Robot Pintar

Untuk mencegah penyebaran COVID-19, Kepresidenan Umum Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meluncurkan layanan robot pintar. Sepuluh robot dikerahkan bersama dengan tim desinfeksi Masjidil Haram untuk secara rutin melakukan pembersihan di Masjidil Haram. Robot-robot tersebut dilengkapi program khusus untuk menganalisis persyaratan desinfeksi area.

Robot-robot tersebut dapat beroperasi selama lima hingga delapan jam tanpa campur tangan manusia. Selain melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan disinfektan, mereka juga digunakan untuk melakukan pengendalian epidemi dan distribusi air zamzam di Masjidil Haram.

Pada musim haji 2019, Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah memperkenalkan robot haji pertama yang memberikan konsultasi dan pemeriksaan medis jarak jauh dengan menggunakan kecerdasan buatan. Asisten profesor kecerdasan buatan di Universitas Umm Al-Qura, Tahani Al-Subait, mengatakan, seorang dokter di Riyadh, misalnya, dapat memberikan bantuan medis melalui robot kepada seorang pasien di tempat-tempat suci. “Dokter dapat memantau robot dari jarak jauh dan memerintahkannya untuk mengukur suhu pasien dan memeriksa denyut nadi mereka dengan stetoskop,” katanya.

Berbagai upaya itu tampaknya berhasil mengamankan pelaksanaan haji sekarang. Juru bicara Kemen Kesehatan Saudi, Mohammed Al-Abd Al-Aly, bersama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Haji dan Umrah menggelar konferensi pers pada Selasa, 20 Juli lalu. Mereka menyampaikan bahwa tidak ditemukan kasus jemaah haji yang terinfeksi penyakit COVID-19 pada penyelenggaraan tahun ini. [*]

Laman sebelumnya 1 2

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *