PeristiwaSeptember 2021

Penyintas COVID-19 Kini Bisa Vaksin, Ini Ketentuannya

Penyintas COVID-19 kini bisa divaksin, setelah sebelumnya harus menunggu kurang lebih 3 bulan lamanya. Dengan jarak waktu minimal 1 bulan dinyatakan sembuh, maka vaksinasi sudah bisa diberikan dengan beberapa ketentuan lainnya seperti melihat derajat keparahan yang diderita penyintas. 

Ketentuan tersebut tertulis dalam edaran Kementerian Kesehatan dengan nomor HK.02.01/I/2524/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 Bagi Penyintas. Penyintas dengan derajat keparahan penyakit maka baru bisa divaksinasi dengan jarak waktu minimal 3 (tiga) bulan setelah dinyatakan sembuh. Selanjutnya, jenis vaksin yang diberikan kepada penyintas disesuaikan dengan logistik vaksin yang tersedia.

Dengan adanya surat edaran baru tersebut, Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor HK.01.07/Menkes/4638/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19 tak lagi berlaku.

Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan vaksinasi COVID-19, dalam aspek ilmiah dan medis, bersifat dinamis dan terus mengalami perkembangan.

“Data terkait efikasi dan keamanan vaksin juga terus digali dan disempurnakan oleh para ahli, salah satunya mengenai pemberian vaksinasi bagi sasaran penyintas COVID-19,” katanya dikutip dari surat edaran tersebut. 

Surat edaran ini dibuat berdasarkan data-data terkini dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau ITAGI melalui surat nomor 98/ITAGI/Adm/IX/2021 tanggal 20 September 2021 telah mengeluarkan kajian dan rekomendasi terbaru mengenai pemberian vaksinasi COVID-19 bagi penyintas COVID-19.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *