Desember 2021Info Sehat

Penyebab dan Bahaya Tidur Sesaat

Tidur sesaat atau microsleep dapat membahayakan keselamatan. Penyebabnya bisa kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk.

Pernahkah Anda tiba-tiba tertidur sejenak ketika tengah menonton televisi atau saat mengemudikan kendaraan tiba-tiba beberapa detik tertidur? Kondisi demikian biasanya disebut sebagai microsleep. Menurut WebMD, microsleep adalah proses yang mengacu pada episode tidur yang berlangsung kurang dari 30 detik dan sering orang tidak menyadarinya. Bahkan, tidur sesaat ini dapat terjadi dalam momen yang berdekatan tapi gagal untuk terjaga.

Periode tidur sesaat diilustrasikan oleh WebMD terjadi pada saat otak Anda membalik dengan cepat antara tertidur dan terjaga dan setiap periode tidur hanya berlangsung beberapa detik. Padahal, suatu periode tidur setidaknya perlu satu menit sebelum otak dapat mencatatnya. Laman Healthline menyebut microsleep bisa terjadi kapan saja dan bahkan di saat orang sedang melakukan aktivitas penting. Menurut Healthline, ia bisa terjadi di mana saja, seperti di tempat kerja, sekolah, saat menonton televisi, mengemudi, atau mengoperasikan mesin, sehingga dapat membahayakan keselamatan.

Penyebab Kecelakaan

Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut insiden kecelakaan berada di peringkat ketiga penyebab kematian di Negeri Abang Sam setelah penyakit kanker dan jantung. Menurut data Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika, sebagaimana diberitakan WebMD, diperkirakan terjadi 6.000 kecelakaan fatal setiap tahun yang berhubungan dengan pengemudi yang mengantuk. Sebuah survei juga menunjukkan 4 persen pengemudi mengatakan bahwa mereka tertidur saat mengemudi setidaknya sekali dalam 30 hari terakhir.

Menurut WebMD, microsleep sangat berbahaya bagi pengemudi karena waktu yang dibutuhkan untuk melakukan kesalahan serius pada kemudi sangat singkat. Jika Anda tertidur selama tiga detik saat melaju dengan kecepatan 96 kilometer per jam, Anda dapat menempuh jarak sekitar 91 meter ke arah yang salah. Ini dapat membuat Anda keluar dari jalan atau ke jalur lalu lintas yang berlawanan.

Penyebab

Healthline menyebutkan bahwa penyebab pasti dari microsleep tidak sepenuhnya dipahami tetapi diyakini terjadi ketika bagian otak tertidur dan bagian otak lainnya tetap terjaga. Saat ini disimpulkan bahwa kurang tidur merupakan faktor risiko terjadinya microsleep.

WebMD menyatakan, kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan tidur sejenak, yang antara lain disebabkan oleh masalah diabetes dan gula darah, sleep apnea, tekanan darah tinggi, obesitas, depresi, dan kecemasan. Penggunaan alkohol dan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan microsleep. Selain itu, antihistamin adalah salah satu obat yang umum digunakan yang dapat menyebabkan kantuk.

Pencegahan

Menurut Healthline, meningkatkan kualitas tidur akan mencegah orang tertidur di tempat dan waktu yang salah dan juga berkontribusi pada kesehatan yang lebih baik. Jumlah tidur yang cukup dapat menaikkan tingkat energi, suasana hati, dan konsentrasi sekaligus mengurangi risiko masalah kesehatan.

WebMD memberikan sejumlah saran untuk mengurangi microsleep dalam jangka pendek, yakni:

  • Ubah apa yang Anda lakukan. Bangun dan bergerak sangat membantu.
  • Tidur siang bila Anda tidak bisa mengatasi rasa kantuk. Tidur selama 20 menit atau lebih dapat membantu mengurangi rasa kantuk.
  • Berbicara dengan seseorang karena percakapan akan membangunkan sel-sel otak, mempercepat pernapasan, dan memompa oksigen ekstra ke aliran darah.
  • Minum kafein, biarkan sekitar 30 menit untuk, dan cobalah untuk tidak mengonsumsinya terlalu dekat dengan waktu tidur.

Untuk perbaikan jangka panjang, WebMD menyarankan agar orang meningkatkan kebiasaan tidur serta melakukan olahraga secara rutin. Pembatasan penggunaan layar ponsel menjelang waktu tidur serta menghindari makanan berat, kafein, nikotin, dan alkohol dalam beberapa jam sebelum tidur juga sangat bermanfaat.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *