Galat basis data WordPress: [Duplicate entry '8388607' for key 'wpv2_visitors_stat.id']
INSERT INTO `wpv2_visitors_stat` (`time`, `ip`) VALUES ('1685757436', '35.172.111.47')

Tidak Sakit Disuntik » MediaKom - Page 2
Desember 2021Media Utama

Tidak Sakit Disuntik

Selain murid sekolah dasar, ada sejumlah anak yang masih duduk di bangku pendidikan anak usia dini (PAUD) yang sudah dapat divaksin. Menurut Adrian, anak-anak ini bisa mendapatkan vaksinasi di sentra vaksin di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Matahari, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), dan fasilita pelayanan kesehatan lain.

Pelaksanaan vaksinasi kecamatan ini melibatkan para petugas puskesmas setempat dan dibantu anggota TNI, Kepolisian RI, dan Badan Intelijen Negara Daerah Jakarta. Vaksinasi yang digelar setiap hari ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2021. Agar anak-anak nyaman mengikuti kegiatan vaksinasi, panitia menghadirkan badut dan memberikan bingkisan setelah mereka selesai disuntik. “Antusiasmenya luar biasa. Apalagi dibantu dengan adanya badut dan hiburan untuk anak-anak, yang membuat mereka tertarik,” kata Adrian.

Menurut Kepala Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, dr. Murni Luciana, M.K.M., pelaksanaan vaksinasi di SDN Cempaka Putih Barat 01 melibatkan dua vaksinator, tiga dokter yang membantu proses pemeriksaan, dan enam tenaga administrasi yang membantu proses registrasi dan observasi. Murni menjelaskan, tahapan pelaksanaan vaksinasi pada anak ini pada dasarnya sama dengan orang dewasa. Hanya saja, anak dianjurkan untuk didampingi oleh orang tua sehingga orang tua diminta untuk memastikan bahwa anaknya dalam kondisi sehat dan siap untuk divaksin.  Apabila sang anak sedang dalam kondisi tidak sehat, vaksinasi akan ditunda dulu dan akan diberikan setelah anak tersebut lebih sehat.

Vaksin COVID-19 untuk anak ini diberikan sebanyak dua kali dengan interval minimal 28 hari, sehingga vaksin dosis kedua akan diberikan pada pertengahan Januari 2022. Untuk pelaksanaan vaksin dosis kedua, kata Murni, akan dilakukan di sekolah yang sama dengan pelaksanaan vaksin dosis pertama. “Sama seperti ini juga, berbasis sekolah. Kami sudah ada komunikasi dengan guru dan pihak sekolah agar mengkomunikasikannya dengan orang tua.”

Murni menyebut stok vaksin untuk dosis pertama dan kedua sangat mencukupi. “Untuk vaksin, tidak ada masalah untuk Cempaka Putih,” kata dia.

Menurut Murni, selama pelaksanaan vaksinasi pada 14-21 Desember lalu, belum ada laporan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) dengan kondisi yang serius. Hanya ada satu-dua anak yang mengaku merasa tidak enak badan, yang, menurutnya, masih tergolong sebagai KIPI ringan. “Kalau, misalnya, (kondisinya) serius, maka kami tetap berikan rujukan ke rumah sakit untuk penanganan-penanganan kejadian pasca imunisasi yang serius. Tapi, sejauh ini belum ada,” ujarnya.

Murni berharap para orang tua segera membawa anaknya untuk menerima vaksin COVID-19 supaya bisa memberikan perlindungan kepada mereka dan menghindarkan mereka dari COVID-19. Ia menyatakan, para orang tua bisa mendatangi sentra-sentra vaksinasi di Cempaka Putih, seperti RPTRA Matahari, Rumah Sakit Umum Daerah Cempaka Putih, Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, dan kelurahan. M

Laman sebelumnya 1 2

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *