Info SehatJanuari 2022

Lindungi Kulit Saat Berolahraga

Paparan sinar ultraviolet saat berolahraga di luar ruang dapat mempercepat penuaan dan berisiko terkena kanker kulit. Perawatan sebelum dan sesudah olahraga diperlukan.

Olahraga luar ruang, seperti lari, jogging, dan bersepeda, saat ini sedang banyak digemari. Selain memberikan suasana baru di masa pandemi Covid-19, dengan berolahraga di luar ruangan kita juga bisa mendapatkan manfaat dari sinar matahari, sumber utama vitamin D alami dan berperan sebagai zat yang dapat memperbaiki sistem imun tubuh.

Namun, sinar matahari juga dapat memberikan efek negatif bagi kulit. Hasil penelitian Frederic Flament dkk. yang diterbitkan di jurnal Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology pada 2013 menunjukkan bahwa paparan sinar ultra violet bertanggung jawab terhadap 80 persen dari tanda-tanda penuaan pada wajah. Tanda-tanda itu berupa kerutan, kurangnya kekencangan jaringan kulit, gangguan pembuluh darah, dan pigmentasi. 

Penelitian Shannon C. Harrison dan Wilma F. Bergfeld yang diterbitkan di jurnal Sports Health pada 2009 dengan terang menunjukkan risiko atlet terkena kanker kulit akibat paparan sinar matahari. Para pesepeda di Tour de Suisse, misalnya, terpapar sinar ultraviolet delapan kali lebih banyak dari jumlah yang dapat menyebabkan kulit terbakar.

Sayangnya, tak banyak olahragawan menyadari bahaya ini. Laporan Ana Filipa Duarte dkk. di jurnal European Journal of Dermatology pada 2018 memaparkan hasil survei literasi kanker dan olahraga terhadap 2.445 pelari, yang sebagian besar latihan di luar ruang. Mereka mencatat bahwa hanya 23,5 persen responden yang  memakai pelindung dan memiliki perilaku perlindungan terhadap paparan sinar matahari yang memadai. Atlet yang berpendidikan universitas atau lebih tinggi memiliki pengetahuan yang lebih banyak tentang kanker kulit daripada mereka yang berpendidikan lebih rendah tapi perilaku mereka dalam kaitannya dengan paparan dan perlindungan terhadap sinar matahari sama saja.

Untuk itu, agar kesehatan kulit tetap terjaga, jangan lupa untuk melakukan perawatan kulit sebelum dan sesudah berolahraga. Sebelum berolahraga sebaiknya kulit dalam kondisi bersih sehingga dianjurkan untuk membersihkan kulit dengan sabun yang sesuai dengan kondisi kulit. “Mencuci wajah sebelum berolahraga bertujuan untuk membersihkan kotoran di wajah yang dapat menyebabkan sumbatan di pori-pori kulit,” kata dr. Eka Komarasari, Sp.K.K., dokter spesialis kulit dan kelamin dari Rumah Sakit Umum Pusat dr. Sitanala Tangerang, Banten, kepada Mediakom melalui aplikasi pesan singkat pada Sabtu, 15 Januari lalu. Sumbatan, kata Eka, dapat menyebabkan timbulnya komedo yang selanjutnya bisa menjadi jerawat.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *