Maret 2022Media Utama

Beragam Medan di Lapangan

Keadaan lokasi penempatan tim Nusantara Sehat beragam dan memiliki masalah kesehatan yang bermacam-macam. Ada puskesmas tanpa dokter.

Pada tahun 2015, Kementerian Kesehatan meluncurkan program Nusantara Sehat berbasis tim. Para peserta program ditempatkan di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan yang bertujuan untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer. Setiap tim minimal beranggotakan lima dari sembilan jenis tenaga kesehatan, yakni dokter, dokter gigi, tenaga promosi kesehatan, ahi gizi, bidan, perawat, analis kesehatan, sanitarian dan farmasi.

Pemerintah telah menetapkan lokasi tujuan tim ini. Buku Fact Sheet Lokus Nusantara Sehat Batch 7 yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan pada 2017 memaparkan kondisi 60 lokus  tempat bertugas tim Nusantara Sehat. Sebagai gambaran, kami akan sampaikan potret medan tim Nusantara Sehat di Aceh, Sulawesi Tengah, dan Papua Barat berdasarkan paparan di buku tersebut.

Puskesmas Sanggiran

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sanggiran terletak di Desa Sangiran, Pulau Simeulue, Aceh. Desa ini termasuk kategori sangat terpencil, sekitar lima jam perjalanan darat dari Kantor Bupati Simeulue di Sinabang, ibu kota kabupaten tersebut.

Di wilayah kerja puskesmas ini, tim Nusantara Sehat menemukan rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat. Masih sedikit masyarakat yang memiliki jamban. Persoalan lainnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi. Hal ini terlihat dari masih kurangnya partisipasi orang tua untuk membawa anaknya ke pos pelayanan terpadu (posyandu) untuk melakukan imunisasi.

Pegawai yang bekerja di sana berjumlah 39 orang, termasuk bidang dan perawat tapi kebanyakan tenaga kesehatan dengan status sukarela. Tenaga kesehatan yang tidak tersedia di puskesmas ini adalah dokter, dokter gigi, analis kesehatan, dan ahli gizi. Peralatan kesehatannya masih di bawah standar tapi ketersediaan obat cukup lengkap.

Ketersediaan listrik, meski sudah 24 jam, tapi sangat bergantung cuaca. Ketika turun hujan, listrik seringkali padam. Sumber listrik utama di Puskesmas Sanggiran adalah pembangkit listrik tenaga diesel. Ketersedian air bersih cukup aman meski sumber air berasal dari sumur bor. 

Terkait jaringan komunikasi di wilayah Puskesmas Sanggiran masih sulit karena hanya ada pada satu titik, yakni di Desa Lhok Bikhao dan hanya disediakan oleh jaringan Telkomsel. Adapun jaringan Internet tidak tersedia di titik mana pun di wilayah kerja puskesmas ini.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *