Maret 2022Serba Serbi

Memilih Telur Ayam Berkualitas

Telur ayam kaya akan protein dan vitamin. Anda perlu mengetahui cara memilih dan menyimpannya.

Telur ayam merupakan salah satu pangan dari hewan yang memiliki kandungan vitamin dan kaya protein. Proses pengolahannya yang mudah membuat masyarakat Indonesia menggemarinya.

Kebutuhan akan telur ayam meningkat pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Selain dikonsumsi sebagai lauk pada saat sahur dan berbuka puasa, telur juga digunakan sebagai bahan membuat kudapan khas Lebaran.

Anda perlu mengetahui cara memilih telur ayam yang berkualitas sehingga memperoleh manfaat kesehatan sekaligus terhindar dari risiko mendapatkan telur busuk atau rusak yang tidak bisa dikonsumsi. Seperti dikutip dari situs Departemen Penyakit Hewan dan Kesmavet Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, berikut tips untuk memilih telur ayam berkualitas:

1. Pilih telur yang cangkangnya atau kulitnya tebal dan dalam kondisi bersih untuk melihat kesegaran telur. Telur dengan kualitas baik biasanya terlihat cerah, berwarna cokelat tua, tidak berbintik, dan ketika diraba terasa halus. Hal tersebut menandakan telur masih baru dan segar.

2. Guncang telur secara perlahan. Jika telur yang diguncang itu tidak mengeluarkan bunyi, maka telur tersebut masih baru. Apabila ketika telur diguncang terdengar atau terasa seperti suara kocak, maka jangan pilih telur tersebut karena kemungkinan sudah rusak.

3. Ciumlah bau telur. Jika telur telah rusak, meski tertutup cangkang, baunya dapat tercium. Berbeda dengan telur baru yang tidak mengeluarkan bau ketika didekatkan ke hidung.

4. Untuk mengetahui sudah berapa lama telur tersebut disimpan, Anda dapat mengikuti saran berikut ini. Letakkan telur di dalam wadah yang sudah diisi air. Bila telur tersebut posisinya agak berdiri, berarti kemungkinan telur sudah disimpan 3-5 hari. Kalau telur posisinya berdiri, artinya sudah disimpan lebih dari 5 hari. Untuk telur yang ketika dimasukan ke dalam air melayang atau mengapung, sebaiknya jangan dipilih karena itu adalah pertanda telur sudah rusak.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button