Isi PiringkuMaret 2022

Si Legit Bubur Kampiun

Bubur kampiun menjadi salah satu pilihan untuk berbuka puasa. Sebaiknya disantap dengan porsi sewajarnya.

Ramadan telah tiba. Beragam kegiatan dijalani umat Islam di bulan puasa ini. Berburu takjil atau makanan untuk berbuka puasa menjadi aktivitas yang ditunggu-tunggu banyak orang saat Ramadan. Salah satu makanan yang bisa menjadi pilihan untuk berbuka puasa adalah bubur kampiun.

Di daerah asalnya, Sumatera Barat, bubur ini menjadi kudapan pembuka puasa yang banyak dicari dan menjadi takjil terlaris. Bagi yang tidak menjalankan ibadah puasa pun, bubur kampiun sangat cocok disantap sebagai hidangan penutup.

Tak perlu jauh-jauh pergi ke Sumatera Barat untuk menikmati makanan ini. Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, beberapa rumah makan Padang menyediakan kudapan ini, salah satunya warung Padang yang berada di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Seporsi bubur kampiun di warung itu dibanderol Rp 21 ribu. Kalau sedang enggan pergi ke rumah makan, Anda juga dapat membuatnya sendiri di rumah.

Bubur kampiun adalah perpaduan beberapa bubur manis yang disajikan menjadi satu sehingga menciptakan cita rasa legit. Semangkuk bubur kampiun terdiri dari bubur sumsum, kolak pisang, bubur kacang hijau, bubur candil, pacar cina, serikaya, dan ketan putih kukus. Komposisi ini tidak paten, bisa dimodifikasi sesuai selera.

Dikutip dari encyclopedia.jakarta-tourism.go.id, sejarah bubur kampiun bermula dari perlombaan yang diselenggarakan di Desa Jambuair-Banuhampu, Bukittinggi, Sumatera Barat, sebagai salah satu upaya untuk menghilangkan trauma masyarakat Bukittinggi setelah perang revolusi pada 1958-1961.

Seluruh lapisan masyarakat menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Dalam perlombaan membuat bubur, para peserta menyajikan berbagai resep, termasuk Amai Zona, seorang nenek penjual bubur yang datang terlambat. 

Karena datang terlambat dan tak memiliki persiapan yang cukup, Amai Zona akhirnya membuat kreasi sederhana dengan mencampur beberapa bubur yang dijualnya dalam sebuah mangkuk. Jadilah bubur campur ala Amai Zona untuk dicicipi oleh para juri, yang akhirnya menyebutkan namanya sebagai pemenang. 

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button