April 2022Peristiwa

Kemenkes Tambah 3 Jenis Vaksin untuk Imunisasi Rutin

Kementerian Kesehatan menambah tiga jenis vaksin ke dalam program imunisasi rutin lengkap, sehingga jumlahnya menjadi 14 jenis vaksin. Tiga vaksin itu adalah pneumococcal conjugate vaccine (PCV), vaksin Rotavirus, dan vaksin human papillomavirus (HPV). 

Vaksin PCV untuk mencegah penyakit radang paru, radang selaput otak, radang telinga yang disebabkan oleh bakteri Pneumokokus. Vaksin Rotavirus untuk mencegah diare berat dan komplikasinya yang disebabkan virus Rota. Adapun vaksin HPV untuk mencegah kanker leher rahim (kanker serviks) pada wanita.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan penambahan jenis vaksin itu untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak. Dalam 15 bulan pertama menjadi Menkes, ia melihat intervensi kesehatan lebih murah dan lebih efektif jika dilakukan di hulu dengan imunisasi.

Menkes mengamati ada dua permasalahan besar di Indonesia, yaitu kematian ibu dan anak. Kematian ibu banyak diakibatkan oleh kanker, yakni kanker serviks dan kanker payudara. Sedangkan kematian anak paling banyak diakibatkan oleh infeksi dan yang paling tinggi adalah diare dan pneumonia.

“Kita cek ada vaksin untuk ibu itu vaksin kanker serviks, (vaksin) yang untuk kanker payudara belum ada. Selanjutnya untuk mencegah pneumonia pada anak dengan menggunakan vaksin PCV dan diare ada vaksin Rotavirus,” kata Menkes pada konferensi pers Pekan Imunisasi Dunia di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat, 22 April 2022, seperti dikutip dari rilis Kemenkes.

Vaksin PCV, HPV, dan Rotavirus akan menjadi bagian dari imunisasi rutin lengkap yang dilakukan bertahap. Vaksinasi HPV sebelumnya sudah dilakukan di sejumlah kabupaten/kota, salah satunya di Yogyakarta dengan hasil yang baik.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *