April 2022Serba Serbi

Mengubah Dunia Melalui Cilukba

Setiap permainan sederhana adalah landasan bagi berbagai kecerdasan pada masa tumbuh kembang anak. Cilukba dapat mengubah dunia.

Molly Wright, gadis termuda di panggung TED Talks yang saat itu berusia tujuh tahun, membuka paparannya dengan menantang para penonton yang hadir di studio dengan sebuah pertanyaan sederhana. “Bagaimana jika aku beri tahu bahwa permainan cilukba dapat mengubah dunia?”

Penonton merasa heran. Namun tak lama kemudian Molly, yang dibantu oleh Amarjot dan sahabat kecilnya Ari, mencoba melakukan eksperimen sederhana untuk membuktikan permainan cilukba yang sangat sederhana itu dapat mengubah dunia.

Sebelum memulai eksperimennya, Molly mengatakan kepada seluruh penonton bahwa masa tumbuh kembang yang sehat dipengaruhi oleh lima hal utama, yaitu connecting (keterikatan), talking (mengobrol), playing (bermain), healthy home (rumah yang sehat), community (komunitas). Menurut Molly, lima hal tersebut dapat membantu otak anak-anak bertumbuh dan berkembang secara optimal. Tiga hal yang disebutkan pertama dapat dilakukan orang tua kepada anak-anaknya sedini mungkin. Orang tua hanya perlu sesering mungkin berinteraksi dengan anak-anaknya sejak usia dini agar anak-anak mereka dapat tumbuh dengan kecerdasan optimal.

Molly kemudian melanjutkan paparannya dengan berkata eksperimen selanjutnya adalah ”serve and return”. Ini adalah eksperimen di mana pengasuh–yang dalam hal ini ayah atau ibu—akan menerima respons berupa kontak mata, ekspresi wajah, gerak tubuh, ocehan, atau sentuhan dari bayi mereka atas simulasi yang diberikan orang tua melalui permainan sederhana seperti cilukba.

Dalam eksperimen yang berlangsung di balik panggung, Amarjot mencoba membangun interaksi bersama Ari melalui berbagai permainan sederhana seperti menirukan ekspresi, menyebutkan nama objek, dan cilukba. Molly menambahkan bahwa setiap permainan sederhana tersebut merupakan landasan bagi berbagai kecerdasan pada masa tumbuh kembang.

1. Permainan Menirukan Ekspresi (copycat games)

Copycat games atau permainan menirukan ekspresi adalah permainan sederhana yang dapat membangun imajinasi dan empati. Dalam permainan ini, orang tua dapat melakukan atau menampilkan ekspresi gerakan atau suara  tertentu yang unik di wajah mereka, seperti menirukan suara hewan yang menarik untuk kemudian ditirukan oleh bayi. Misalnya, membuat ekspresi tertentu sambil menirukan suara hewan seperti miaw atau pus untuk kucing, gukguk untuk anjing, petok untuk ayam, atau suara geledek dan lain-lain. Intonasi pada suara pun dapat disesuaikan untuk memberikan kesan sedih, marah, atau senang saat orang tua menirukan suara tertentu.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *