Juni 2022Serba Serbi

Makanan Fermentasi Berbahan Nabati

Indonesia memiliki beberapa makanan khas dari hasil fermentasi. Memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh.

Jika berkunjung ke Kota Bandung, Anda akan menjumpai makanan khas Sunda yang bentuknya seperti balok berwarna putih kekuningan. Makanan itu disebut oncom. Bentuk dan warna oncom mentah memang kurang sedap dipandang, tapi rasanya nikmat setelah diolah menjadi masakan atau kudapan.

Oncom adalah salah satu makanan yang diolah dengan cara fermentasi. Fermentasi berasal dari bahasa Latin fervere yang berarti merebus. Saat proses fermentasi akan muncul gelembung-gelembung seperti pada air mendidih. Fermentasi adalah rangkaian proses kimiawi yang mengubah gula menjadi produk lain pada kondisi anaerob. Anaerob berarti tidak membutuhkan oksigen.

Proses fermentasi umumnya melibatkan mikroorganisme, seperti jamur, bakteri, dan ragi. Proses ini akan menghasilkan gas.

Fermentasi sudah dikenal manusia sejak ribuan tahun lalu. Salah satu contohnya adalah minuman anggur. Bangsa Mesir kuno mengenal fermentasi untuk membuat roti asam. Bangsa Kaukasus mengenal fermentasi untuk membuat kefir. 

Selain oncom, Indonesia memiliki beberapa makanan khas hasil fermentasi dari bahan nabati.

1. Tempe

Makanan khas Indonesia ini umumnya dibuat dari fermentasi kedelai. Lewat fermentasi, biji kedelai mengalami proses penguraian menjadi senyawa sederhana sehingga mudah dicerna. Tempe sudah dikenal oleh masyarakat Jawa, khususnya di Yogyakarta dan Surakarta, sejak berabad-abad silam. Menurut Serat Centhini karya Ranggasutrasna, masyarakat Jawa pada abad ke-16 telah mengenal tempe sebagai hidangan jae santen tempe (sejenis masakan tempe dengan santan) dan kadhele tempe srundengan.

Denys Lombard dalam buku Nusa Jawa Silang Budaya: Jaringan Asia menyebutkantempe berasal dari kata Nusantara yaitu tape yang mengandung arti fermentasi dan wadah besar tempat produk fermentasi yang disebut tempayan.

Tempe memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh. Tempe adalah sumber protein yang baik karena mengandung semua jenis asam amino esensial dengan kualitas protein menyerupai protein hewani. Tempe juga menjadi sumber kalsium, asam folat, serat larut, dan rendah garam.

1 2 3Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *