Agustus 2022Arsip e-MagazineInfo Sehat

BILA NYERI HAID TIBA

Menstruasi adalah siklus alami yang dialami perempuan. Namun, ada perempuan yang mengalami nyeri selama haid. Mengapa terjadi? Bagaimana mengatasinya?

Setiap perempuan yang sudah memasuki masa pubertas, sehat, dan tidak sedang hamil, maka ia akan mengalami menstruasi atau haid secara rutin. Kadang-kadang haid tersebut diiringi rasa nyeri sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari. Itulah yang dialami Zahria, petugas front desk Perpustakaan Kementerian Kesehatan di Jakarta, pada Senin, 22 Agustus lalu.

Hari itu Zahria tampak meringis. Gadis 23 tahun itu duduk sambil memegang perutnya. Mukanya pucat waktu dan tubuhnya berkeringat dingin. “Ini hari pertamaku menstruasi,” katanya kepada Mediakom. Zahria mengaku selalu merasakan sakit di saat haid.

Zahria menuturkan bahwa setiap bulan dia mendapat haid sekitar lima hari. Rasa nyeri dia rasakan pada hari pertama dan kedua. Nyeri itu terjadi di perut bagian bawah. Dia sering berkeringat dingin dan mual hingga muntah.

Zahria tidak mau minum obat untuk meredakan rasa sakit itu. “Takut tergantung,” katanya. Untuk meredakan rasa nyeri, dia biasanya tidur atau mengkompres bagian perutnya dengan air hangat dan minum kunyit asem.

Sakit yang dideritanya tidak terlalu mengganggu pekerjaannya. “Walaupun sakit, saya masih bisa melayani pemustaka,” kata dia. Meskipun demikian, “Terkadang kalau tidak kuat, minta tolong teman untuk menggantikan, tapi itu jarang.”

1 2 3Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *