Agustus 2022Arsip e-MagazineUncategorized

Sekjen Kemenkes Luncurkan Grand Design Perpustakaan

Sekjen Kemenkes Luncurkan Grand Design Perpustakaan

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha meluncurkan Grand Design Perpustakaan Kementerian Kesehatan Tahun 2022-2024 di Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, 1 Agustus 2022. Rancangan induk ini memiliki peta jalan yang memuat 6 sasaran strategis untuk mengembangkan kelembagaan, kompetensi sumber daya manusia, koleksi unggulan, sarana dan prasarana, layanan prima, serta sumber pendanaan.

“Keenam strategi ini hendaknya dipedomani oleh para pimpinan satuan kerja untuk mendukung pengembangan dan pemanfaatan perpustakaan di lingkungan masing-masing,” kata Sekjen.

Menurut dia, perpustakaan dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup melalui literasi untuk kecerdasan dan keberdayaan bangsa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2017 tentang Perpustakaan. Ia mendorong masyarakat dan keluarga Kemenkes memanfaatkan data dan informasi yang ada di perpustakaan.

Ia berpesan kepada para pimpinan di Kemenkes, baik di pusat maupun seluruh unit pelayanan teknis, mengembangkan perpustakaan di lingkungan masing-masing, salah satunya sebagai sarana mengumpulkan tulisan berdasarkan pengalaman seperti saat menghadapi pandemi COVID-19.

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional RI, Deni Kurniadi, mengatakan Kemenkes merupakan trendsetter bagi kementerian dan lembaga lain dalam pengelolaan perpustakaan. 

“Apa yang sudah dilakukan Kementerian Kesehatan dapat menjadi contoh bagi perpustakaan lain,” ujar dia.

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 58 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan di lingkungan Kementerian Kesehatan RI, perpustakaan Kemenkes yang ada di Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik bertugas memberi arah kebijakan dan pembinaan perpustakaan di lingkungan Kemenkes. Dari pembinaan terhadap perpustakaan di UPT, sebanyak 80 dari 220 pustakawan telah tersertifikasi untuk 3 klaster yaitu layanan dasar, kemampuan literasi informasi, serta penentuan subjek dan notasi. Sembilan dari 95 perpustakaan telah terakreditasi.

Perpustakaan Kemenkes telah menerbitkan 3 pedoman Perpustakaan yang menjadi rujukan dan payung hukum bagi perpustakaan di UPT, yaitu:

1. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 38 Tahun 2015 tentang Penerbitan Serah Simpan Karya cetak dan Karya Rekam.

2. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 58 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan di Lingkungan Kementerian Kesehatan RI.

3. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 68 Tahun 2016 tentang Pengolahan Bahan Perpustakaan di Lingkungan Kementerian Kesehatan RI.

Pada kesempatan itu, diresmikan pula Forum Perpustakaan dan pelantikan pengurus Forum Pustakawan Kesehatan oleh Deputi Pengembangan Perpustakaan Perpustakaan Nasional RI, serta dilaksanakan sertifikasi klaster pelayanan dasar oleh Lembaga Sertifikasi Perpustakaan (LSP) kepada pustakawan di lingkungan Kemenkes.

Ketua Umum Ikatan Pustakawan Indonesia Syamsul Bachri menyatakan siap membantu pustakawan di Kemenkes untuk mengembangkan diri dan institusinya.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *