Info SehatSeptember 2022

Kendalikan Asam Urat

Kadar asam urat yang tinggi pada darah akan berakibat penumpukan pada sendi, menjadi kristal, dan berujung pada kerusakan sendi. Dapat pula terjadi komplikasi pada ginjal dan jantung.

Dalam kondisi normal asam urat ada di dalam tubuh kita. Dia larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urine. Namun, pada kondisi tertentu asam urat dapat menumpuk karena beberapa hal, seperti peningkatan produksi asam urat; pengeluaran asam urat lewat urin berkurang sehingga kadar asam urat dalam darah meningkat; atau kombinasi keduanya.

Dokter Siti Nur Rohmah, Sp. P.D. dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, menyebutkan bahwa orang sering menyamakan penyakit asam urat atau hiperurisemia dengan gout, padahal keduanya berbeda. Menurutnya, hiperurisemia adalah kondisi meningkatnya kadar asam urat darah di atas normal, yaitu pada laki-laki (kadarnya) di atas tujuh dan perempuan di atas enam. Hiperurisemia yang berkepanjangan dapat menyebabkan gout tapi tidak semua hiperurisemia dapat menyebabkan gout.

Gout atau penyakit pirai, kata Siti, terjadi akibat penumpukan kristal dari monosodium di jaringan karena hiperurisemia. “Nah, kalau artritis gout adalah penumpukan kristal asam urat itu di sendi, sehingga akan menyebabkan peradangan dan nyeri sendi. Sering ketiga istilah ini dianggap sama tapi sebenarnya berbeda karena akan berbeda implikasinya pada terapinya,” kata dia kepada Mediakom pada Rabu, 24 Agustus lalu.

Pada kondisi tertentu, tubuh menghasilkan asam urat yang sangat banyak. Penyebabnya antara lain metabolisme protein dalam tubuh yang terganggu akibat berbagai hal, yang biasanya berhubungan dengan faktor genetik. Untuk itu, Siti mengingatkan agar orang dari keluarga yang memiliki riwayat asam urat haruslah waspada. “Misalnya, orang tua dengan riwayat asam urat, kita harus aware, harus periksa deteksi dini apakah kita mempunyai bakat atau risiko dari faktor genetik peningkatan asam urat,” kata dia.

Turunnya kemampuan ginjal dalam membuang asam urat juga dapat menjadi penyebab kadar asam urat tinggi karena asam urat yang beredar dalam darah akan dikeluarkan melalui ginjal ke urine. Penyebab lain bisa berasal dari luar tubuh, misalnya terlalu banyak mengonsumsi obat atau makanan yang mengandung banyak purin seperti jeroan, emping, dan alkohol.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *