PeristiwaSeptember 2022

Menkes Lantik 34 Pejabat Baru

Menkes meminta para pejabat yang baru dilantik mengedepankan AKHLAK dalam menjalankan tugas

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melantik 34 pejabat baru di lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2 September 2022. Pelantikan dilakukan secara hybrid karena Menkes sedang menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif COVID-19.

Dalam sambutannya, Menkes meminta para pejabat yang baru dilantik mengedepankan AKHLAK dalam menjalankan tugas.

“Ada empat hal yang saya ingin titip ke teman-teman dari AKHLAK ini yaitu amanah, loyal, adaptif, kolaboratif,” kata Menkes sebagaimana dikutip dari rilis Kemenkes.

Menkes mengatakan, mutasi dan rotasi dalam sebuah organisasi merupakan kesempatan untuk mematangkan profesionalitas dan intelektualitas pegawai sehingga harus dijalankan dengan amanah. Menkes berharap para pejabat yang baru dilantik loyal terhadap Kemenkes. Para pejabat juga ditantang untuk membangun jejaring baik dengan lingkungan yang baru maupun tempat bertugas sebelumnya.

“Saya titip itu dan saya percaya kalau budaya AKHLAK ini dijalankan dengan baik, khususnya empat hal tadi, yakni amanah, loyalitas, adaptif, dan kolaboratif, transformasi organisasi dan budaya Kementerian Kesehatan akan berhasil dan kementerian ini akan menjadi salah satu kementerian terbaik di mata masyarakat,” tutur Menkes.

Salah seorang pejabat yang baru dilantik adalah dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. Ia mendapat tugas baru sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik menggantikan drg. Widyawati, MKM., yang sekarang menjabat sebagai Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Dari 34 orang pejabat yang dilantik terdiri dari empat orang di lingkungan Sekretariat Jenderal, dua orang dari Inspektorat Jenderal, tiga orang dari Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, sembilan orang dari lingkungan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, 10 orang dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, dua orang dari Direktorat Jenderal Kefarmasian Dan Alat Kesehatan, serta lima orang dari Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *