November 2022Peristiwa

Kemenkes Gelar Pameran Teknologi Kesehatan

Kementerian Kesehatan menyelenggarakan pameran teknologi kesehatan yang merupakan rangkaian dari kegiatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58. Pameran dilaksanakan pada 3-5 November 2022 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, dengan menampilkan 469 stan yang terdiri dari berbagai produk farmasi dan alat kesehatan karya anak bangsa.

“Ini untuk menunjukan bahwa kita terus berproses untuk mencapai target-target agenda transformasi kesehatan khususnya pilar yang ketiga, ketahanan sistem kesehatan yaitu ketahanan di bidang kefarmasian dan alat kesehatan,” ujar Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Dr. Dra. Lucia Rizka Andalucia, Apt., M.Pharm, MARS, saat memberi keterangan pers di lokasi acara, 3 November 2022.

Perempuan yang akrab disapa Rizka ini mengatakan pameran ini menampilkan produk-produk buatan dalam negeri dari yang sederhana seperti masker, alat suntik, sampai yang berteknologi tinggi seperti USG, inkubator bayi, perawatan bedah, monitor pasien. Ada pula kegiatan business matching yang mempertemukan pelaku bisnis di bidang farmasi dengan bidang bahan baku obat.

“Kita bisa memajukan industri bahan baku obat Indonesia kalau ada yang membeli, ini kita matching-kan supaya dibeli oleh industri farmasi Indonesia, supaya industri bahan bakunya juga bertumbuh,” ujar Rizka.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya mengatakan, pada akhir 2023, 50 persen industri farmasi dan alat kesehatan ditargetkan sudah bisa berproduksi di dalam negeri.  

“Kita ingin memastikan bahwa semua vaksin, obat dan alkes sekurangnya 50 persen bisa diproduksi di dalam negeri. Tadi kita sudah melihat penandatanganan MoU (perjanjian kerja sama) dari produk bahan baku obat yang tadinya impor, kita sudah dorong agar dapat membeli bahan baku dalam negeri,” ujar Menkes. 

Menkes juga berharap industri farmasi Indonesia memiliki kemampuan memproduksi vaksin dengan teknologi mRNA agar dapat meningkatkan kecepatan dalam merespons pandemi selanjutnya.

“Sehingga ke depannya pembuatan vaksin yang tadinya membutuhkan waktu tahunan, kita bisa membangun vaksin dalam 100 hari sudah bisa masuk uji klinis, bisa kita capai dengan kemampuan yang ada di negara kita,” kata Menkes.

Peringatan HKN ke-58 juga diisi dengan serangkaian kegiatan lainnya seperti seminar ilmiah nasional dan internasional, kegiatan olahraga dan lomba, pengabdian masyarakat, ziarah/tabur bunga, pameran, upacara, dan pameran kesehatan masyarakat.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *