Desember 2022Peristiwa

Menkes Berharap Pegawai Kemenkes Memiliki Budaya Antikorupsi

Menurut Menkes, salah satu budaya yang hendak dibangun adalah nilai-nilai antikorupsi yang merupakan cermin integritas para aparatur sipil negara (ASN) di Kemenkes.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi di Kemenkes. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyambut Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dari tujuh pilar transformasi kesehatan, salah satu pilar yang dapat terwujud adalah transformasi budaya kerja di internal Kemenkes yang masuk pada pilar ketujuh.

Menurut Menkes, salah satu budaya yang hendak dibangun adalah nilai-nilai antikorupsi yang merupakan cermin integritas para aparatur sipil negara (ASN) di Kemenkes.

“Saya rasa budaya profesionalisme itu penting, budaya terkait dengan integritas itu lebih penting lagi, dan antikorupsi masuk di integritas itu,” kata Menkes saat memberikan sambutan pada peringatan Hakordia yang disiarkan melalui kanal YouTube Inspektorat Jenderal Kemenkes, 7 Desember 2022.

Menkes mengatakan budaya kerja yang baik dapat hadir bukan melalui seminar-seminar ataupun kegiatan yang menghadirkan motivator. Keberhasilan budaya kerja juga bukan dilihat dari banyaknya slogan ataupun poster yang dibuat melainkan diimplementasikan langsung oleh pegawai.

“Bagaimana mengubah budaya kerja? Itu harus masuk ke hati bukan masuk ke poster, itu harus dilakukan di tempat kerja bukan di kelas atau seminar di hotel-hotel yang sering dilakukan oleh Kemenkes,” ujar Menkes. “Jadi salah kalau ada yang bilang kita sudah menjalankan budaya kerja dengan bagus karena posternya banyak. Tidak, itu salah, percuma kalau posternya banyak tapi itu tidak ada di hati.”

Menkes menegaskan para atasan harus memperhatikan pegawainya. Jika mendapati ada perubahan perilaku yang dianggap tidak sesuai, maka pimpinan dapat menanyakan langsung. Menkes juga menekankan para pimpinan harus dapat memberikan contoh yang baik dalam bekerja agar diikuti oleh pegawai lainnya. 

 “Budaya kerja itu harus diajarkan oleh atasannya. Jadi, kalau atasan tidak bisa mengajarkan budaya kerja yang baik, tidak bisa memberikan contoh yang baik, enggak mungkin itu jadi budaya kerja baik,” kata Menkes. “Yuk kita kerja dengan baik, melayani masyarakat itu pahalanya besar banget.”

Inspektur Jenderal Kemenkes, drg. Murti Utami, MPH., dalam laporannya menyebutkan rangkaian kegiatan menyambut Hakordia sudah dimulai sejak 21 November 2022 dengan webinar bertema “Survei Penilaian Integritas”. Menurut perempuan yang akrab disapa Ami ini, kegiatan itu merupakan cermin dari budaya antikorupsi.

Selanjutnya, kata Ami, diadakan webinar tentang pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN).

“Kami meyakini, kalau kita jujur melaporkan LHKPN dan LHKASN secara mandiri, maka ini membangun integritas budaya dari Kemenkes,” ucapnya.

Pada 6 Desember, diadakan lomba BERAKSI (bersama berantas korupsi), yang diikuti oleh tujuh unit utama dari Kemenkes. Terdapat tiga lomba yakni lomba estafet ketangkasan anti korupsi (eskopi), lomba pantun rasa antikorupsi (pantura), lomba cerdas cermat cepat kuat dan tangkas menjawab tantangan pengetahuan antikorupsi (cekatan).

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *