Cara Sehat Cegah Penuaan Dini pada Kulit
Kolom - 138 view


Proses penuaan merupakan proses alamiah yang terjadi pada makhluk hidup, ditandai dengan penurunan fungsi berbagai organ. Proses ini dipicu oleh berbagai faktor, baik faktor intrinsik maupun ekstrinsik. Pada penuaan dini, proses ini terjadi lebih awal.

 

Berbagai penelitian telah dilakukan terkait proses penuaan ini dan hasilnya menjadi dasar berbagai terapi untuk mencegah penuaan dini. Proses penuaan sendiri terjadi karena adanya gen p53 (protein 53), yang mengatur proses apoptosis atau kematian sel. Aktivasi gen ini dipicu oleh kerusakan sel akibat kerusakan DNA, adanya stress oksidatif yang menghasilkan radikal bebas, dan terjadinya peradangan.

 

Selain itu juga karena memendeknya telomer (bagian paling ujung DNA) yang menyebabkan sel tidak dapat memperbanyak diri serta menyebabkan penurunan fungsi sel. Penuaan juga disebabkan karena penurunan produksi hormon dan zat kimia yang dibutuhkan sel untuk menjalankan fungsinya.

 

Penyebab lain adalah radikal bebas yang dihasilkan dalam proses metabolisme aerob (yang membutuhkan oksigen) di sel. Juga berasal dari respons tubuh terhadap infeksi, proses peradangan, metabolisme arginina (salah satu asam amino esensial), dan aktivitas enzim- enzim oksidase. Sinar ultraviolet, X-ray, polusi udara, obat obatan tertentu, merokok, dan nutrisi yang buruk juga memicu proses penuaan.

 

Pada kulit, proses penuaan menyebabkan atrofi atau penyusutan sel lapisan kulit, baik epidermis (lapisan luar kulit), dermis (lapisan kulit di bawah epidermis) ataupun subkutan (lapisan di bawah kulit). Selain itu juga terjadi penurunan suplai nutrisi, proliferasi atau perbanyakan sel berkurang, termasuk keratinosit (bahan pembangun kulit), fibroblas (sel jaringan ikat) dan melanosit (sel yang memproduksi melanin atau pigmen.

 

Penuaan juga menghambat pembentukan kolagen, elastin, proteoglikan yang merupakan zat-zat penting yang berfungsi mempertahankan elastisitas, kelenturan, dan kelembaban kulit. Karena proses penuaan, kulit akan terlhat lebih kering, kusam, tipis, elasitas berkurang, terdapat kerutan, dan bercak-bercak hitam.

 

Penuaan pada kulit yang merupakan organ terluar tubuh akan lebih terlihat. Namun, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala tersebut. Misalnya, denagan memberi suplemen antioksidan, retinoid, terapi sulih hormone, terapi sel punca, modifikasi telomerase, pengaturan diet, perawatan dengan laser, peeling, facelift, platelet-rich plasma, dan lain-lain.

 

Produkpproduk perawatan yang menghambat penuaan kulit juga banyak ditawarkan. Mulai dari masker, krim, makanan, minuman, jamu, hingga herbal. Namun, hal yang harus diperhatikan dalam memilih produk adalah produk tersebut tidak mengandung bahan berbahaya, misalnya merkuri, hidrokuinon, dan sudah harus memperoleh izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

 

Gaya Hidup Sehat

Pencegahan penuaan dini yang paling utama sebenarnya adalah menjalankan gaya hidup yang sehat dan tidak mengharapkan hasil yang cepat atau instan. Pola makan yang tepat adalah:

  • Memakan makanan yang sesuai kebutuhan dan mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
  • Mengurangi asupan karbohidrat dan gula yang tinggi.
  • Membatasi makanan yang dipanggang dan digoreng, utamakan makanan yang direbus atau dikukus.
  • Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan, seperti bayam, tomat, wortel, ubi merah, brokoli, kiwi, anggur, teh hijau, dan kayu manis.
  • Mengurangi asupan asam lemak Omega 6 dan lemak trans.
  • Banyak makan yang mengandung Asam Lemak Omega 3 yang terdapat pada sayuran berdaun hijau, kacang walnut, salmon, sarden, dan halibut.

 

Probiotik juga bermanfaat untuk kesehatan saluran cerna dan anggota tubuh lain, misalnya kulit, rambut, kuku, dan vagina. Selain mengatur pola makan, hal lain yang perlu dilakukan untuk mencegah penuaan dini adalah olahraga teratur, cukup tidur, kurangi stres, dan hindari merokok.

 

Perlindungan terhadap sinar ultraviolet juga penting dalam mencegah penuaan dini, terutama pada kulit. Hal ini dapat dilakukan dengan pemakaian tabir surya secara rutin dan memakai alat pelindung, misalnya topi dan payung.

 

Konsumsi suplemen antioksidan tidak diperlukan bila nutrisi dari makanan sehari-hari sudah mencukupi. Hal ini untuk menghindari efek samping yang tidak diharapkan.

 

Tindakan kosmetik untuk memperbaiki kulit yang mengalami penuaan dini, misalnya laser, peeling, facelift, harus dilakukan oleh tenaga profesional yang memiliki kompetensi yang sesuai. Pastikan juga untuk mengetahui efek yang diharapkan dan efek yang tidak diharapkan yang mungkin terjadi dari tindakan tersebut.

 

Saat ini belum ada terapi yang efektif dapat menghentikan proses penuaan. Menjaga kesehatan dan pintar dalam memilih produk dan tindakan perawatan dapat membantu kualitas hidup yang diharapkan.

 

Penulis: Dr. Eka Komarasari, Sp.KK

Editor: Sopia Siregar


Index ePaper Download PDF ePaper