dr. Terawan Menteri Kesehatan 2019-2024
Peristiwa - 169 view


Presiden Joko Widodo telah mengumumkan nama-nama menteri yang akan membantunya dalam Kabinet Kerja periode 2019-2024. Di halaman Istana Negara, sambil mengambil posisi duduk bersama para calon menteri, Jokowi mengumumkan satu-persatu nama yang dipilih sebagai menteri termasuk Menteri Kesehatan.

Untuk jabatan Menteri Kesehatan, Jokowi mengamanahkannya kepada dr. Terawan. “Yang ke-13, Jenderal dr. Terawan Agus Putranto, Menteri Kesehatan. Yang kemudian nanti mengurusi stunting, industri kesehatan, layanan kesehatan dasar, kemudian juga tata kelola BPJS berada di wilayah beliau,” kata Presiden, Rabu (23/10).

Presiden kemudian melantik para menteri terpilih pada hari yang sama. Seusai pelantikan, sebagian menyambangi kantor barunya, sebagian menyempatkan untuk pamit dari tempat tugas sebelumnya. Menkes Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) RI., memutuskan untuk pamit kepada seluruh pegawai di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. 

Saat berada di RSPAD, sejumah pejabat Kemenkes telah menunggu dr. Terawan dan dalam kesempatan tersebut dr. Terawan menceritakan bagaimana Presiden meminta dirinya untuk menjadi Menkes. “Saya tentara. Saya diperintah apapun siap. Saya akan pelajari isu-isu kesehatan. Yang penting saya tahu visi dan misi Bapak Presiden,” kisah Terawan.

Pria kelahiran Yogyakarta pada 5 Agustus 1964 ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala RSPAD Gatot Soebroto pada 2015. Ia merupakan dokter TNI Angkatan Darat lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Tak hanya itu, dr. Terawan juga mengembangkan pengetahuan medisnya dengan mengambil Spesialis Radiologi di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Ia menilai jumlah dokter spesialis radiologi di Indonesia belum banyak, hal tersebut yang mendorong dr. Terawan memilih spesialis radiologi.

dr. Terawan merupakan mahasiswa S1 lulusan Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta; S2 Fakultas Kedokteran Unair, Surabaya; dan S3 Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin , Makassar. Ia memiliki berbagai prestasi, di antaranya Bintang Mahaputra Naraya tahun 2013, Hendropriyono Strategic Consulting (HSC) di 2015, Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Yogyakarta (AIPYo) di 2016, dan Achmad Bakrie Award Bidang Kedokteran di 2017.

Penulis: Didit Tri Kertapati

Editor: Sopia Siregar


Index ePaper Download PDF ePaper