Kemenkes Gandeng 4 Universitas Wujudkan Kampus Sehat
Peristiwa - 129 view


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan berbagai upaya untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mewujudkan Kampus Sehat melalui uji coba Program Kampus Sehat di 4 universitas, yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Andalas (UNAND), Universitas Negeri Solo (UNS), dan Majelis PP Dikti Muhammadiyah (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).

“Program Kampus Sehat memungkinkan universitas untuk tidak hanya mencetak mahasiswa yang unggul di bidang akademis, tetapi juga menghasilkan lulusan yang sehat baik jasmani maupun rohani  sebagai SDM unggul,” ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kemenkes, Anung Sugihantono, sebagaimana dikutip dari rilis Kemenkes, Rabu (16/10).

Kemenkes yang diwakili Dirjen P2P menandatangani perjanjian kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) dengan salah satu universitas, yakni UNS yang diwakili Rektor UNS Jamal Wiwoho di Kampus UNS, Solo. Menurut Anung, Program Kampus Sehat masih dalam tahap ujii coba, di mana hasil uji coba di 4 universitas diharapkan dapat memberi masukan dalam penyempurnaan program tersebut sehingga dapat diterapkan di semua perguruan tinggi di Indonesia.

Menurut Dirjen Anung, untuk menciptakan lingkungan sehat, kampus perlu menyediakan dan menyiapkan sarana dan prasarana untuk perubahan perilaku yang lebih sehat. Seperti pengaturan parkir, lokasi tempat berjualan di kampus, penyediaan makanan sehat di kantin kampus, dan membuat aktivitas yang menyehatkan untuk seluruh warga kampus.

Dia berharap dengan adanya Program Kampus Sehat, akan terjadi penurunan jumlah penderita penyakit di masyarakat. “Kalau penyakit itu kan manifestasinya karena 4 elemen, yaitu faktor keturunan, pelayanan kesehatan, perilaku, dan lingkungan. Oleh karena itu, kami membuat Kampus Sehat ujungnya untuk menurunkan prevalensi penyakit dengan mendesain lingkungan yang ada di kampus untuk mendorong orang berperilaku atau mengubah perilaku lebih sehat,” tutup Anung.

Penulis: Didit Tri Kertapati

Editor: Sopia Siregar


Index ePaper Download PDF ePaper