Kemenkes RI dan Arab Saudi Bahas Mekanisme Penempatan Perawat
Newsflash - 117 view


Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Prof. dr. H. Abdul Kadir, Sp,THT, – KL (K), Phd, MARS menyambut  Delegasi Arab Saudi yang berkunjung ke Auditorium Balai PPSDM Kesehatan. Kunjungan delegasi Arab Saudi yang dilakukan pada 1-2 Maret 2020 dalam rangka Implementasi MoU antara Pemerintah RI dan Pemerintah Arab Saudi yang telah ditandatangani pada 1 Maret 2017.

Kepala Badan PPSDM Kesehatan saat memberikan pengarahan kepada 43 orang perawat Indonesia mengatakan, perawat Indonesia harus dapat menggali potensi dan mencari peluang untuk dapat bekerja di negara-negara yang membutuhkan tenaga profesional keperawatan.

“Pertemuan kita hari ini sangat baik karena dapat membangun jejaring sekaligus mendengarkan hal-hal penting yang ingin disampaikan oleh delegasi dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi, terutama terkait proses dan mekanisme penempatan tenaga perawat di negara Arab Saudi,” ujar Prof Kadir.

Director General for Contracting Kemenkes Arab Saudi Othman Al-Shehri mengatakan, saat ini Arab Saudi masih membutuhkan tenaga profesional keperawatan dari Indonesia. “Karena itu, kami ingin melakukan pengarahan dan wawancara perawat Indonesia ke Arab Saudi,” ujar Al-Shehri.

Selama ini bagi perawat yang akan bekerja di Arab Saudi dilakukan secara mandiri oleh perawat Indonesia. Melalui forum ini, Kemenkes memfasilitasi  perawat Indonesia bertemu dan wawancara langsung dengan Kemenkes Kerajaan Arab Saudi. Selain itu, untuk melakukan peningkatan kapasitas persiapan ujian Prometric bagi perawat Indonesia yang berminat.

Sebagai bentuk implementasi dari MoU, Kementerian Kesehatan RI menginisiasi penyelenggaraan pertemuan Joint Working Group (JWG) on Health Indonesia-Arab Saudi ke-3, yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir April 2020 di Indonesia. Pertemuan JWG akan dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kemenkes dengan melibatkan delegasi dari Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan.

 

Penulis: Sigit Purwonugroho

 


Index ePaper Download PDF ePaper