Masker Membantu Mencegah Alergi
Info Sehat - 142 view


Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mengajarkan berbagai kebiasaan baru, seperti kewajiban memakai masker ketika di luar rumah. Hal ini tidak saja bermanfaat untuk melindungi diri dari penularan virus SARS CoV-2 penyebab penyakit COVID-19 tapi juga dinilai mampu untuk mencegah alergi kambuh bagi penderita alergi.

"(Masker) ini dapat membantu tetapi tidak serta merta menghilangkan semua gejala. Hampir semua orang memakai masker hampir sepanjang waktu sekarang dan orang-orang masih mengalami gejala alergi," kata Sandra Lin, guru besar Otolaringologi-Bedah Kepala dan Leher di The Johns Hopkins University, sebagaimana diberitakan New York Times pada akhir Maret lalu.

Adapun ahli alergi dan imunologi dari N.Y.U Langone Health, Purvi Parikh, mengatakan, penggunaan masker untuk meredakan gejala alergi masih memerlukan penelitian. Namun, lanjut Purvi Parikh, dengan menggunakan masker maka akan ada lebih sedikit serbuk sari (alergen) yang masuk ke hidung dan mulut sehingga dapat menghindari munculnya atau kambuhnya alergi.

Hal yang sama disampaikan oleh Amiel Dror, ahli alergi di Galilee Medical Center, Israel. Menurut Dror, selain menyaring alergen, masker juga membuat udara di rongga hidung menjadi hangat dan lembab. "Kita tahu bahwa udara kering dan udara dingin terkadang memiliki kemampuan untuk menimbulkan reaksi di hidung. Ini keuntungan ekstra bila memakai masker," ujarnya.

Menurut Sandra Lin, alergi dapat ditangani dengan menghindari alergen dan obat-obatan. Untuk solusi alamiah, Lin menyarankan agar penderita mencuci hidung dengan garam. “(ini) sangat membantu dalam menghilangkan alergen dan banyak pasien saya merasakan manfaatnya,” kata Lin, sebagaimana dikutip  di situs web The Johns Hopkins University.

Bagi yang memiliki alergi, berikut tip yang ditulis New York Times agar tidak kambuh ketika musim alergi tiba.

  • Penderita alergi disarankan untuk memakai kacamata atau kacamata hitam ketika berada di luar karena mampu membantu memblokir alergen seperti serbuk sari pohon agar tidak bersentuhan langsung dengan mata.
  • Ganti masker sesering mungkin untuk memastikan serbuk sari tidak menempel pada kulit. Masker kain atau yang bisa digunakan kembali disarankan untuk langsung dicuci setelah digunakan.
  • Pilih masker yang bahannya tidak menyebabkan kulit mengalami iritasi karena bagi orang yang memiliki kulit sensitif mungkin akan muncul reaksi terhadap pewarna pada masker kain atau deterjen yang memiliki pewangi. Masker bedah atau masker medis atau non-medis merupakan pilihan karena cenderung tidak menyebabkan iritasi pada kulit.
  • Jika muncul reaksi alergi yang parah ketika sudah mencoba menghindarinya maka segera konsultasikan ke dokter. 

Penulis: Didit Tri Kertapati 


Index ePaper Download PDF ePaper