Mesin TB-TCM untuk Pemeriksaan Covid-19
Newsflash - 129 view


Pada masa mendatang, keterbatasan sumber daya dan lamanya waktu pemeriksaan hasil tes Covid-19 akan semakin diminimalkan oleh pemerintah. Juru bicara pemerintah untuk Covid-19, dr. Achmad Yurianto mengatakan, pemeriksaan spesimen dari pasien yang terduga positif Covid-19 untuk saat ini dapat diperbanyak dengan melakukan aktivasi mesin TB-TCM yang dikonversi agar bisa melakukan tes spesimen Covid-19.

Pemeriksaan dengan mesin konversi ini nantinya akan bermuara ke pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) yang memanfaatkan antigen, dan tentunya sangat berbeda dengan pemeriksaan rapid test yang berdasarkan antibodi dan menggunakan sampel darah.

"Kami dalam waktu dekat akan memanfaatkan mesin pemeriksaan TB-TCM yang selama ini sudah tergelar di lebih dari 132 rumah sakit dan kemudian di beberapa puskesmas yang terpilih. Untuk kita konversi agar mampu melaksanakan pemeriksaan Covid-19," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu (1/4/2020).

Mesin TB-TCM sejatinya merupakan alat yang jamak ditemukan di rumah sakit untuk pemeriksaan spesimen pasien dengan tuberkulosis. Konversi pada mesin TB-TCM ini dapat memudahkan rumah sakit dalam melakukan diagnosis Covid-19 yang jauh lebih cepat, tanpa harus mengirimkan hasil pemeriksaan ke laboratorium Balitbangkes Kemenkes. Dengan demikian, hal ini diharapkan bisa memperpendek jarak pemeriksaan spesimen dari rumah sakit yang merawat pasien menuju ke laboratorium yang ditentukan pemerintah untuk melakukan pemeriksaan PCR.

Untuk saat ini pemerintah sudah mendatangkan 1.500 catridge khusus Covid-19 yang sudah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia, meliputi Sukabumi, Banyumas, Kediri, Lumajang, Palangkaraya, Balikpapan, Kendari, Sumbawa, Mimika, Merauke, Yapen, Sorong, Ternate, Tarakan, dan Nunukan.

Pemeriksaan dengan menggunakan mesin modifikasi ini diprioritaskan bagi PDP agar bisa cepat ditentukan statusnya positif atau negatif. “Sudah 173.690 spesimen yang kami periksa, 719 di antaranya menggunakan mesin TCM-TB,” pungkas Yuri.

Dari total 173.690 pemeriksaan spesimen didapat penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 568 orang sehingga total 16.006 orang, pasien sembuh bertambah 231 total 3.518, dan pasien meninggal bertambah 15 orang total 1.043. [*]

Penulis             : Khalil Gibran


Index ePaper Download PDF ePaper