Pemanfaatan JKN oleh Masyarakat Meningkat
Peristiwa - 107 view


Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Nila F. Moeloek, mengungkapkan hingga Agustus 2019, jumlah pemanfaatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 277,9 juta jiwa, meningkat dari 2018 yang sebanyak 233,75 juta jiwa. Menkes Nila mengungkapkan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Operasional Program (RAKORPOP) Kesehatan 2019, yang dilaksanakan di Bogor pada 13 Oktober 2019. 

Jumlah tersebut bukan menunjukkan jumlah penduduk Indonesia, melainkan jumlah pemanfaatan program JKN yang dilihat dari berapa kali seorang peserta JKN mengakses Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes). Sebagai contoh, seorang peserta JKN yang telah mengakses Fasyankes sebanyak 3 kali, maka dihitung 3 jiwa. 

Pemanfaatan JKN yang dimaksud antara lain kunjungan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Puskesmas, dokter praktik perorangan), kunjungan ke poliklinik rawat jalan di Rumah Sakit (RS), dan kunjungan rawat inap di RS. Selain pemanfaatan JKN, peningkatan juga terjadi pada cakupan kepesertaan JKN atau jumlah penduduk Indonesia yang telah menjadi peserta JKN. 

Total cakupan kepesertaan JKN hingga 30 September 2019 tercatat sebanyak 221,2 juta jiwa atau kurang lebih 84% dari jumlah penduduk Indonesia. Pada 2018, cakupan kepesertaan JKN sebanyak 207 juta jiwa dan pada 2017 sebanyak 187,9 juta jiwa.

“Peningkatan cakupan kepesertaan JKN terus kita upayakan untuk mencapai Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHT). Di mana masyarakat sudah terjamin semua secara pembiayaan kesehatan,” pungkas Menkes Nila.

Penulis: Didit Tri Kertapati

Editor: Sopia Siregar


Index ePaper Download PDF ePaper