Pilih E-book atau Buku Cetak?
Serba Serbi - 88 view


E-book atau buku cetak sama-sama memberikan pengetahuan akan sesuatu. Tergantung seseorang itu sendiri, lebih nyaman membaca e-book atau buku cetak.

Di era digital, keberadaan internet telah mengubah perilaku masyarakat dalam mengakses informasi. Penggunaan gadget seperti handphone, laptop, tablet dan lainnya menjadi satu hal yang melekat dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Saat ini literasi digital menjadi budaya bangsa Indonesia. Apalagi sejak media sosial populer di Indonesia dan ditambah peristiwa pandemi COVID-19 yang membuat hampir seluruh masyarakat dunia aktif menggunakan teknologi digital.

Banyak hal yang mulai tergerus dari kehidupan masyarakat. Alat atau cara-cara konvensional dalam beraktivitas di masyarakat kini tergantikan oleh digitalisasi. Melansir beritasatu.com yang mengutip data survey GWI (GlobalWebindex), menemukan bahwa sampai dengan Januari 2021 terjadi peningkatan eksistensi yang signifikan pada pengguna media sosial. Aplikasi yang paling popular adalah Youtube dengan angka pengguna 94% untuk usia 16 sampai dengan 64 tahun. Peringkat kedua adalah aplikasi Whatsapp, Instagram dan Facebook. 

Melihat survei tersebut, muncul pertanyaan bagaimana dengan masyarakat yang hobi membaca buku? Apakah buku juga beralih ke dunia digital? E-book atau buku digital memang dianggap lebih praktis dan murah dibandingkan dengan buku dalam bentuk cetakan. Sebenarnya apa perbedaan buku dengan e-book? Mengutip dari teknoding.com, berikut perbedaan dari keduanya:

  • Pengertian: E-book adalah buku elektronik yang ditampilkan secara digital dalam bentuk file yang tersedia dalam berbagai macam format file seperti pdf, mob, epub, dan lain-lain. Sedangkan buku cetak adalah buku konvensional yang ditampilkan secara fisik, nyata, terbuat dari kertas yang telah diolah sebelumnya.
  • Cara mendapatkannya: E-book bisa kita dapatkan dengan cara mengunduh file yang disediakan oleh situs web atau blog. Jika kita ingin membeli secara resmi bisa mengunjungi Google Play Book. Sedangkan buku cetak bisa kita dapatkan dengan cara meminjam di perpustakaan atau membelinya di toko buku terdekat
  • Kepraktisan membaca: Jika ingin membaca e-book cukup dengan memiliki perangkat smartphone atau tablet kita bisa langsung dapat membaca. Jika kita ingin membeli e-book dapat mengunduhnya di toko buku digital yang ada di internet. Jika file e-book hilang kita dapat mengakses kembali lewat toko buku digital.  Sedangkan untuk membaca buku cetak kita harus membeli atau meminjamnya terlebih dahulu. Kita juga harus menjaga dan merawat buku cetak karena jika hilang atau rusak maka kita tidak dapat membacanya lagi.
  • Segi harga: Tentunya harga e-book lebih murah daripada buku cetak. Karena e-book tidak memerlukan proses editing, pencetakan dan pendistribusian.

Sebetulnya mana yang lebih disukai antara buku atau e-book. Penulis mencoba merangkum dari diction.id yang membuka forum diskusi online dengan topik “Lebih memilih mana e-book atau buku biasa?”. Dari 7 orang yang memberikan tanggapan, ternyata 6 di antaranya memilih buku dengan alasan masing-masing, sedangkan 1 orang tidak menentukan mana yang dipilih.

Dari beberapa orang yang menyatakan lebih suka memilih buku, alasannya karena sudah terbiasa membaca buku sebagai referensi sejak masa pendidikan, membaca buku lebih fleksibel dan dapat menemukan bahasan-bahasan yang penting sehingga mudah untuk mengingat. Selain itu, dapat menandai bagian mana yang sudah dibaca. Membaca buku juga tidak menyebabkan mata lelah dan pusing dikarenakan aman tidak terkena radiasi layar gadget. Ditambah lagi dengan kreatifitas desain buku juga dapat dijadikan hiasan rumah. 

Anjari Umarjianto Kabag. Hukum, Humas dan Organisasi di RS Kanker Dharmais punya hobi membaca. Anjari mengaku lebih menyukai membaca buku secara konvensional. Alasannya, karena membaca sudah identik dengan buku. Menurut Anjari, buku memiliki romantisme tersendiri.

“Membaca sambil memegang dan membuka lembar-lembar kertas, aroma kertas, dan terlihat keren lah. Lagi pula dengan membaca buku konvensional, saya bisa mengalihkan mata dan perhatian dari gawai/gadget,” katanya kepada Mediakom.

Jadi buat kalian yang suka membaca buku konvensional tidak perlu khawatir. Karena suka buku atau e-book itu tergantung selera dan kenyamanan masing-masing individu. Penerbitpun masih memproduksi kedua bentuk tersebut. E-book untuk pembaca yang beraliran teknologi dan buku untuk yang beraliran konvensional dengan cara lama.

Baik buku digital maupun buku cetak, keduanya sama-sama memberikan manfaat untuk pembaca. Dengan membaca buku, kita sama saja membeli pengalaman hidup seseorang, tanpa kita harus mengalaminya. Jadi buku bisa kita jadikan sebagai alat untuk panduan atau pedoman dalam hidup kita. Agar kehidupan kita menjadi lebih baik.

Saat ini karena adanya perangkat smartphone dan tablet, yang sudah banyak digunakan dimana-mana oleh semua orang, kegiatan membaca buku jadi lebih mudah hanya lewat genggaman tangan saja. Hanya dengan 1 smartphone kita bisa membaca puluhan bahkan ratusan buku digital atau biasa disebut juga dengan istilah e-book.  Tentu saja ini harus punya kuota internet ya

Penulis: Resty Kiantini 


Index ePaper Download PDF ePaper