Sajian Pakis yang Nikmat dan Banyak Manfaat
Isi Piringku - 287 view


Pakis adalah salah satu jenis tumbuhan paku-pakuan yang kerap diolah menjadi aneka masakan di berbagai daerah baik di Indonesia maupun negara lain. Di Indonesia, beberapa daerah akrab dengan masakan dari pakis ini, seperti Bali, Sumatera Barat, dan beberapa daerah di Kalimantan.

Di Bali, pakis biasanya dimasak menjadi lawar dan diolah sebagai urap yang dinamakan jukut urab. Sedangkan di Sumatera Barat, masyarakat Minangkabau biasanya mengolah pakis menjadi gulai yang dinikmati bersama dengan ketupat atau diolah menjadi rendang pakis. Bahkan di daerah Pasaman, rendang pakis menjadi menu wajib dalam setiap perhelatan.

Sayur pakis juga populer di daerah Pontianak, Kalimantan Barat. Jika berkunjung ke Kota Pontianak kita akan lebih sering melihat sajian sayur pakis, bahkan di Kota Khatulistiwa tersebut pakis dijadikan sebagai menu makanan sehari-hari. Tak heran jika di Pontianak pakis dibudidayakan secara khusus. Jenis pakis yang dibudidayakan di Pontianak memiliki ciri lebih kecil, pendek, dan lebih banyak batang daripada daunnya.

Di dalam tadisi kuliner Pontianak, pakis dimanfaatkan dalam bentuk tumisan, biasa dicampur dengan ebi atau udang. Sedang di daerah lainnya di Kalimantan, misal Kalimantan Tengah, pakis lebih dikenal dengan nama kelakai dan biasa diolah untnuk aneka sayur atau menjadi keripik kelakai. Pakis juga dikenal di beberapa negara sebagai sayuran, misalnya India, Nepal, sampai di beberapa daerah di Amerika dan Kanada.

Tak hanya nikmat, tanaman yang bertekstur renyah saat dikunyah ini ternyata memiliki banyak manfaat. Pakis mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh akan tetapi rendah karbohidrat dan lemak. Karena itu, sayur pakis juga cocok untuk dijadikan pilihan menu makanan sehari-hari, melengkapi komponen ‘Isi Piringku’.

Nur Andarwulan dan RH Fitri Fradilla dari South East Asia Food and Agricultural Science and Technology Center, Institut Pertanian Bogor (IPB), dalam buku “Senyawa Fenolik pada Beberapa Sayuran Indigenous dari Indonesia” yang terbit tahun 2012, dikutip dari seafast.ipb.ac.id, meneliti kandungan Asam Fenolat  pada 24 jenis sayuran indigenous atau asli Indonesia yang berasal dari Jawa. Salah satunya pakis sayur.

Senyawa Polifenol yang ada di sayuran, buah-buahan, dan teh, menurut dua peneliti itu dapat mencegah penyakit degeneratif. Salah satu senyawa Polifenol yang banyak terdapat pada sayuran, yaitu Flavonoid dan Asam Fenolat. Asam Fenolat merupakan antioksidan yang sangat kuat dan memiliki aktivitas  antibakteri, antivirus, antikarsinogenik, antiinflamasi, dan aktivitas vasodilatory. Selain itu Asam Fenolat juga mempunyai peranan untuk melindungi dari kanker dan penyakit jantung. Berdasarkan penelitian, pakis sayur terbukti memiliki senyawa Fenol tinggi yakni 61,56 miligram (mg) setiap 100 gram (gr) dan merupakan sumber antioksidan yang tinggi.  

Kandungan nutrisi pakis juga tinggi. Berikut adalah ulasan tentang kandungan nutrisi pada pakis yang dilansir dari laman IDN Times.

  1. Vitamin A

Daun pakis segar kaya akan Vitamin A. Seperti diketahui, Vitamin A bermanfaat untuk kesehatan mata, menjadi antioksidan untuk tubuh, serta menjaga daya tahan dan imunitas tubuh. Setiap 100 gram sayur pakis dapat menyumbangkan kira-kira 120% kebutuhan Vitamin A pada tubuh manusia setiap harinya.

  1. Vitamin B

Vitamin B yang terkandung dalam sayur pakis adalah jenis Vitamin B kompleks yang terdapat B1, B2, B3, B5, dan beberapa lainnya. Vitamin B kompleks juga memiliki berbagai macam manfaat bagi tubuh, seperti membantu proses pembentukan sel darah merah, pembelahan sel, pengoptimalan fungsi otak, dan pembentukan jaringan tubuh.

  1. Vitamin C

Selain Vitamin A dan B, sayur pakis juga mengandung Vitamin C lho. Kandungan Vitamin C memiliki manfaat seperti membantu menangkal radikal bebas sehingga tubuh akan terlindungi dari beragam virus jahat dan juga dapat berperan sebagai zat antioksidan. Sama seperti halnya Vitamin A, setiap 100 gram sayur pakis juga mengandung cukup banyak Vitamin C yang dapat membantu memenuhi kebutuhan Vitamin C pada tubuh.

  1. Flavonoid

Selain mengandung Vitamin A, B, dan C,  sayur pakis juga mengandung Flavonoid yang berfungsi untuk melakukan konversi Vitamin A. Flavonoid memiliki manfaat sebagai antioksidan, pencegahan penuaan dini, efektif mengatasi diare, serta dapat menghindari trombus atau proses pembekuan darah.

  1. Kalium

Selanjutnya, sayur pakis juga mengandung Kalium yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, membantu proses penguatan tulang, dan dapat merelaksasikan detak jantung yang berlebihan. Setiap 100 gram sayur pakis dapat memberikan sekitar 7% kebutuhan Kalium tubuh dalam satu hari.

  1. Kalsium dan Fosfor

Sayur pakis juga mengandung Kalsium dan Fosfor yang sangat baik bagi kesehatan tulang. Baik untuk memperkuat, menjaga, hingga memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tulang. Setiap 100 gram sayur pakis dapat menyumbang cukup banyak Kalsium dan Fosfor yang dibutuhkan tubuh dalam satu harinya.

Di samping memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh, sayur pakis juga menjadi salah satu menu yang baik untuk diet karena rendah kalori, memiliki kandungan nol kolestrol, dan rendah lemak.

Index ePaper Download PDF ePaper