Sakit Lupus, Selebritas Dunia ini Terus Berkarya
Media Utama - 177 view


Tahun 2020, Hari Lupus Sedunia yang diperingati setiap 10 Mei mengambil tema “Let’s Join Together to Fight Lupus”.

Sebagai salah satu penyakit autoimun yang bersifat menahun, lupus termasuk kategori penyakit tidak menular serta bukan termasuk kanker. Pada sebagian besar kasus di dunia, lupus menyerang di segala usia (15-40 tahun merupakan yang paling rentan), lebih sering menyerang perempuan dari pada pria, dan menyerang berbagai macam organ tubuh yang mengakibatkan gejala yang bervariasi. Hal ini sebagaimana mengutip dari laman p2ptm.kemkes.go.id.

Lupus pun tidak pandang bulu dan bisa menyerang siapa saja. Termasuk selebritas dunia. Siapa saja?

Lady Gaga

Meski tidak pernah menunjukkan gejala, penyanyi, penulis lagu, dan artis ini diketahui menunjukkan hasil positif saat dites borderline untuk lupus pada 2010. Lady Gaga mengatakan, banyak anggota keluarganya yang menderita lupus, sebagaimana dalam wawancaranya di CNN bersama Larry King pada 1 Juni 2010.

“Sampai sekarang aku tidak memilikinya, tapi aku harus merawat diriku sendiri," ujar Lady Gaga.

Namun, “Mother Monster” menambahkan bahwa dirinya menderita sinovitis, kondisi yang menyebabkan peradangan pada lapisan sendi dan sering dikaitkan dengan lupus. Ada juga fakta bahwa ada tante dari keluarga Lady Gaga yang meninggal karena lupus.

Risiko mengidap lupus lebih tinggi ketika ada anggota keluarga yang memilikinya, tetapi masih ada kemungkinan lupus menjadi tidak aktif selama bertahun-tahun.

Sebanyak 20 persen perempuan dalam tes untuk antibodi yang berhubungan dengan lupus menunjukkan hasil positif, tetapi hanya 10 persen dari mereka yang didiagnosis dengan lupus.

Selena Gomez

Berbicara tentang keterbukaan, terkait penyakit lupus yang dideritanya, diva pop muda ini bisa dikatakan sangat terbuka kepada publik dan fans-nya. Pada tahun 2015, Selena mengungkapkan kepada publik bahwa dia mengidap penyakit autoimun ini. Karena lupus jugalah dia harus rela membatalkan beberapa kali tour concert-nya untuk bisa melakukan kemoterapi yang juga memaksakan dirinya untuk vakum beristirahat guna memulihkan kondisi tubuhnya.

Mengutip parenting.orami.co.id, Selena dalam wawancara dengan Billboard pada Oktober 2015 mengatakan, "Saya didiagnosis mengidap lupus, dan saya menjalani kemoterapi. Itulah yang benar-benar merupakan istirahat saya. Saya bisa mengalami stroke."

Selena juga mendokumentasikan perjalanan proses operasi transpalasi ginjal yang ia lakukan sebagai bentuk usaha dirinya bisa bertahan melawan penyakit lupus melalui laman akun instagram pribadinya.

Mendiang Michael Jackson

Raja pop ini harus menyesuaikan penampilannya ketika didiagnosis mengidap lupus pada tahun 1986. Kulitnya semakin sensitif terhadap sinar matahari dan sinar ultraviolet yang menyertainya.

Topinya yang khas, kacamata hitam, masker, dan kebiasaan membawa payung merupakan langkah praktis yang diambil Michael untuk terhindar dari paparan sinar matahari yang memicu munculnya gejala alergi.

Efek samping dari mengidap penyakit lupus, Michael menjadi rutin mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri seperti Damerol untuk meredakan rasa sakit yang ditimbulkan akibat lupus.

Selain itu, laporan koroner setelah Michael Jackson meninggal mengungkapkan bahwa ia memiliki osteoarthritis dalam jari-jari dan tulang belakang, serta peradangan dan jaringan parut yang signifikan pada paru-parunya, sebagaimana mengutip laman gaya.tempo.co. Arthritis sendiri jamak ditemukan pada penderita lupus.

Mengutip situs web lupus.org, penyakit lupus sendiri tidak mengakibatkan komplikasi bila gejalanya ringan dan dapat dikontrol, sehingga tidak akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari penderita lupus. Namun, untuk beberapa kasus, penyakit ini merupakan suatu hal yang serius dan mengakibatkan komplikasi yang mengancam nyawa, seperti penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal, stroke (jika lupus menyerang otak), hingga kematian jaringan pada tulang. [*]

Mencegah Lupus

  1. Hindari stres dan terapkan pola hidup sehat.
  2. Kurangi kontak langsung yang berlebihan dengan sinar matahari, terutama pada siang hari.
  3. Berhenti merokok.
  4. Berolahraga secara teratur.
  5. Lakukan diet nutrisi.

Penulis             : Khalil Gibran


Index ePaper Download PDF ePaper