Segar dan Sehat Asinan Betawi
Isi Piringku - 567 view


Segar dan Sehat Asinan Betawi

 

DKI Jakarta, Ibu Kota Negara Indonesia, meski merupakan kota metropolis, namun memiliki dan menyimpan beragam budaya khas yang dikenal dengan Budaya Betawi. Budaya Betawi memiliki sejarah panjang perkembangannya, termasuk proses akulturasi komunitas Betawi dengan budaya lain di Indonesia bahkan dengan budaya asing. 

Keanekaragaman budaya ini juga tercermin dari ragam kuliner Betawi. Meski jika mengutip dari Journal of Economic Development, Environment and People, Volume 6, Issue 4, 2016, Untari dkk, menyebutkan bahwa dari 150 ragam kuliner asli Betawi, hanya 6 jenis kuliner atau masakan yang dikenal oleh masyarakat umum. Salah satunya adalah asinan betawi.

Racikan makanan ini merupakan hasil akulturasi Budaya Betawi dengan Cina dan memiliki kombinasi rasa pedas, manis, asam, dan gurih yang pas. Tak ayal asinan betawi menjadi salah satu kuliner kegemaran masyarakat luas tidak hanya di Jakarta tapi di seluruh Indonesia.

Kenapa dinamakan asinan? Istilah asinan mengacu pada proses pembuatan makanan ini yang dilakukan dengan pengawetan dengan perendaman sayur dan buah dalam larutan air dan garam (proses pengasinan) atau dalam larutan air dan cuka (proses pengasaman).

Enak, segar, dan sehat menjadi 3 kata yang sangat cocok menggambarkan rasa asinan betawi. Sehat karena kaya akan sayur-sayuran seperti sawi, kembang kol, taoge, selada, mentimun, dan tahu putih dan disajikan segar dengan kuah bumbu kacang yang berpadu dengan cuka dan cabai. Sebagai pelengkap, asinan betawi biasanya dikonsumsi dengan kerupuk mi kuning. Inilah kandungan nutrisi yang ada di asinan betawi:

  1. Tinggi Kandungan Vitamin dan Mineral

Mengutip kompas.com, asinan betawi memiliki kandungan Vitamin dan Mineral yang tinggi, seperti Vitamin C yang ada pada sayur kol, Vitamin K pada taoge, vitamin B3 pada daun selada, dan vitamin E pada kacang tanah. Selain itu sayuran yang dimakan mentah/tidak direbus bermanfaat dalam melindungi asam hidroklorik, asam pada lambung yang berfungsi mencerna makanan.

  1. Tinggi Antioksidan

Antioksidan adalah bahan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas. Tubuh manusia tidak bisa memproduksi antioksidan secara alami, sehingga butuh mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Tingginya Antioksidan dapat terlihat dari zat warna yang ada dalam sayuran. Mentimun misalnya, kaya akan Vitamin C, Beta-Karoten, Mangan, serta Flavonoid. 

Namun, kita tetap harus memperhatikan waktu saat ingin mengonsumsi asinan betawi. Mengonsumsi asinan betawi harus dalam porsi wajar dan tidak berlebihan, pada waktu yang tepat, dan tidak dalam keadaan perut kosong. Memperbanyak konsumsi air putih setelah menikmati asinan betawi juga dianjukan untuk menetralkan kandungan asam yang masuk dalam tubuh.

Penulis: Nani Indriana

Editor: Sopia Siregar


Index ePaper Download PDF ePaper