Tips Menyimpan Daun Bawang Agar Tak Cepat Layu
Serba Serbi - 153 view


Daun bawang adalah salah satu jenis sayuran yang sering ditemui sebagai pelengkap masakan. Aromanya yang wangi membuat daun bawang kerap dipakai sebagai pengharum sekaligus penyedap berbagai masakan. Misalnya, soto, sayur sop, mi ayam, bubur ayam dan masih banyak olahan makanan lainnya.

Sayangnya, daun bawang tergolong sayuran yang tidak tahan lama. Saat menyimpan daun bawang dengan durasi beberapa hari saja, seringkali kita dikejutkan dengan kondisinya yang sudah tidak bagus. Meski sudah disimpan di dalam kulkas dan dibungkus dengan kertas, sayuran yang mengandung vitamin K ini tetap saja mudah kering dan layu.

Tapi jangan khawatir, melansir dari berbagai sumber, berikut tips menyimpan daun bawang, seperti yang dirangkum oleh Mediakom.

  1. Bersihkan akarnya

Jika daun bawang masih berakar, sebaiknya bersihkan akarnya dengan mencuci bersih terlebih dahulu dan pastikan tidak ada tanah lagi yang menempel.

  1. Cuci daun bawang dan keringkan dengan tisu

Kemudian, kita juga harus mencuci bersih daun bawang secara keseluruhan. Hal ini perlu dilakukan agar bersih daun bawang bersih dari sisa pupuk atau kotoran lainnya. Lalu, tiriskan sambil ditekan-tekan perlahan untuk mengeluarkan sisa airnya, selanjutnya dilap hingga kering sebelum disimpan.

  1. Pisahkan wadah penyimpanan untuk bagian batang dan bagian daun

Tekstur air pada bagian batang dan bagian daun pada daun bawang tidak sama. Hal ini menyebabkan bagian daun cenderung lebih cepat layu dan menguning, bahkan dapat memicu bagian batang untuk rentan membusuk juga. Untuk itu, simpanlah bagian batang dan daun tersebut pada wadah terpisah.

  1. Untuk bagian batang, lapisi dengan tisu kering, masukkan ke dalam kantong plastik, lalu ikat rapat dengan karet gelang

Sebelum disimpan lapisi bagian batang dengan tisu kering (termasuk bagian akar), lalu masukkan ke dalam kantong plastik, setelah itu ikat dengan rapi dan rapat menggunakan karet gelang. Usahakan pula untuk menata batang-batang tersebut dengan rapi agar daun bawang tidak tumpang tindih.

  1. Untuk bagian daun, iris sesuai kebutuhan, masukkan ke dalam wadah tertutup yang bersih, kering, dan kedap udara

Sedangkan untuk bagian daun, irislah sesuai kebutuhan atau dengan ketebalan sekitar 1 sentimeter supaya lebih praktis saat diolah. Kemudian, masukkan irisan daun bawang tersebut ke dalam wadah tertutup yang bersih dan kering, serta kedap udara.

  1. Cantumkan label tentang tanggal penyimpanan pada masing-masing wadah

Sebaiknya tempelkan label yang berisi tanggal ketika daun bawang disimpan pada masing-masing wadah. Hal ini bertujuan untuk  menakar durasi kesegaran daun bawang. Setelah diberi label, masukkan kedua wadah tersebut ke dalam kulkas, tepatnya pada rak sayuran.

Itulah beberapa cara yang dapat diupayakan agar daun bawang tidak mudah layu dan bertahan lebih lama. Selamat mencoba.

 

Penulis             : Faradina Ayu


Index ePaper Download PDF ePaper