Yang Tersembunyi di Balik Kimchi
Kilas Internasional - 176 view


Budaya Korea sudah jadi hal yang jamak. Film drama, aliran musik KPop, hingga Korean soul food kini jadi hal yang mudah dijumpai di Tanah Air. Bagi Anda yang doyan makan di restoran Korea tentu tak asing dengan kimchi.

Seolah tak pernah absen dalam setiap menu di restoran Korea, kimchi adalah makanan yang difermentasi, berwarna kemerahan, dibuat dengan campuran bawang putih, garam, cuka, cabai bubuk, pasta udang, dan rempah lainnya. Rasanya, unik dan dalam.

Kimchi biasanya disajikan sebagai makanan pendamping di setiap waktu makan. Kandungan kalorinya rendah; tinggi serat; kaya vitamin A, B, dan C; serta mineral seperti kalsium dan zat besi. Kandungan antioksidan dan probiotik pada kimchi juga sangat baik bagi  pencernaan.

Terdapat 187 varietas kimchi yang tercatat di Museum Kimchi Pulmuone, Seoul. Jumlah itu bisa lebih karena tiap keluarga punya resep kimchi yang berbeda.

Kimchi paling populer adalah baechu-kimchi yang dibuat dari kubis/sawi putih serta Ggakdugi kimchi, yang dibuat dari lobak.

Manfaat

Mengutip guide.michelin.com, rata-rata orang dewasa di Korea mengonsumsi setidaknya satu porsi (3,5 ons) kimchi setiap hari, sehingga kebutuhan asupan vitamin C dan karoten terpenuhi lebih dari 50% dari yang direkomendasikan setiap hari.

Sejak tahun 2012, kimchi diklaim sebagai superfood atau makanan tersehat dunia karena punya segudang manfaat bagi tubuh. Berikut ini beberapa manfaat kimchi.

Sumber antioksidan. Kimchi kaya akan flavonoid dan fenolik. Selain itu, kandungan bawang putih, jahe, dan lada membuatnya sangat bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan sejumlah infeksi.

Melancarkan pencernaan. Kimchi kaya akan laktobasilus, yang lazim ditemukan daam usus orang yang sehat. Kimchi juga bersifat detoksifikasi yang membersihkan usus. Kandungan serat dalam kimchi juga membantu mencegah sembelit.

Menjaga kesehatan jantung. Kimchi mengandung allicin dan selenium yang berfungsi mengurangi kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat, yang tentu ini bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Menurunkan berat badan. Kimchi mengandung bakteri sehat yang bisa membantu mengurangi kadar gula darah dan mengendalikan nafsu makan. Selain itu, kandungan serat yang tinggi dalam kimchi mempercepat proses kenyang.

Namun, perlu diingat, sebagai makanan fermentasi, kandungan garam dalam kimchi cukup tinggi, sehingga sebaiknya tetap dikonsumsi dalam porsi yang disarankan. [*]

Penulis: Nani Indriana


Index ePaper Download PDF ePaper