Oktober 2021Referensi Film

Keluarga Aya dan Anjing Setianya

Sutradara Noviandra Santosa mengangkat kisah kesetiaan anjing dalam film June & Kopi. Penampilan tokoh anjing di film ini meyakinkan.

“Jika kau memungut anjing yang kelaparan dan membuatnya makmur, dia tidak akan menggigitmu. Inilah perbedaan utama antara anjing dan manusia,” tulis sastrawan Amerika Serikat, Mark Twain, dalam novelnya, The Tragedy of Pudd’nhead Wilson. Twain tentu saja sedang mengkritik perilaku manusia yang tidak bisa berterima kasih sekaligus menekankan kesetiaan anjing pada tuannya.

Film June & Kopi ini menggaungkan kembali pandangan Twain tentang kesetiaan seekor anjing, tema yang banyak diangkat di film-film Hollywood. Pada kenyataannya, film yang dibesut oleh sutradara Noviandra Santosa (Pintu Merah, Tortoise, dan Mei’s Bridge) ini benar-benar sejalan dengan pernyataan Twain: kesetiaan seekor anjing yang dipungut dari jalanan.

June, tokoh anjing di film ini, adalah anjing liar yang sedang dikejar-kejar segerombolan anak di sebuah perkampungan ketika diselamatkan oleh Aya (Acha Septriasa). Aya dan Tante Ika (Ruth Permatasari alias TJ) kemudian merawat anjing putih ini, yang pada mulanya menolak dimandikan dan terus berlari ke sana kemari.

June & Kopi
June & Kopi

Sebetulnya Aya sudah memelihara anjing hitam yang diberi nama Kopi. Ia ingin membawa pulang June tapi khawatir ditolak oleh Ale (Ryan Delon), suaminya. June lalu disembunyikan di kamar kosong yang dulu disiapkan Aya ketika akan memiliki bayi tapi kemudian batal karena Aya keguguran. Belakangan Ale tahu soal June dan berang karena June mengacak-acak kamar bayi itu.

Aya kemudian menitipkan June kepada Reza (Reza Aditya), pemilik toko perlengkapan hewan langganannya. Ia meminta Reza mencarikan rumah baru untuk anjing itu. Ketika Reza menawarkan June kepada pelanggannya, June malah berulah. Anjing liar itu berlari-lari di toko sehingga membuat Reza kewalahan. Akibatnya, tiga pelanggan batal mengadopsinya. Akhirnya June dikembalikan kepada Aya.

Aya lalu membujuk Ale agar menerima June. Setelah berjanji akan mengubah perilaku June dan menjaminkan dirinya jika June berbuat salah, Ale akhirnya mengijinkan Aya memelihara anjing yang tak bisa diam itu. Tapi, Ale lebih suka kepada Kopi, peliharaan mereka yang patuh dan tak banyak ulah. Dengan jelas Ale menunjukkan sikap kurang bersahabat kepada June.

June & Kopi
June & Kopi

Keadaan mulai berubah ketika Aya hamil dan melahirkan Karin. Pada mulanya, June, yang trauma terhadap penyiksaan oleh anak-anak nakal, tampak tidak suka dengan makhluk mungil itu. Ia menggeram dan menyalak sehingga membuat Karin menangis. Ale, yang khawatir June akan membahayakan Karin, memindahkankan June ke halaman belakang dan tidak boleh masuk rumah. Tapi, Kopi diam-diam membukakan pintu sehingga June dapat masuk dan mendampingi Karin, yang kadang terbangun dan menangis di tengah malam. Kehadiran June rupanya menenangkan Karin. Pelan-pelan dan dengan dorongan Aya, June pun bersahabat dengan Karin.

Hubungan Karin dan June semakin erat seiring Karin (Makayla Rose Hilli) bertambah besar.  Setiap hari June selalu ikut Aya menjemput Karin di sekolah dan membantu Karin mengerjakan pekerjaan rumahnya. Di saat Karin demam, June pula yang pertama kali memberitahu Aya dan Ale yang kemudian membawanya ke rumah sakit.

Dengan melatih dua ekor anjing dengan telaten, tim produksi film ini berhasil membuat June dan Kopi tampil meyakinkan

Puncak dari perjalanan hidup June dimulai ketika keluarga Aya berlibur ke sebuah vila di pegunungan. Pemilik vila melarang mereka membawa anjing sehingga June dan Kopi dititipkan kepada Tante Ika. Namun, June rupanya ingin menyusul mereka. Dengan bantuan Kopi, June kabur dari rumah dan bertualang mencari vila tersebut. Di sini penonton disajikan bagaimana kesetiaan dan pengorbanan seekor anjing diuji.

June & Kopi
June & Kopi

Film Indonesia memang jarang mengangkat tema kesetiaan anjing. June & Kopi adalah film kedua dengan tema ini setelah Boni dan Nancy (1974) yang disutradarai oleh John Tjasmadi dan dibintangi Dicky Zulkarnaen dan Mieke Wijaya. Dengan melatih dua ekor anjing dengan telaten, tim produksi film ini berhasil membuat June dan Kopi tampil meyakinkan. Plot yang dibangun juga menggiring penonton untuk dapat melihat bagaimana seekor anjing liar pun dapat menjadi anjing setia bila diperlakukan dengan baik, seperti kata Mark Twain.

Judul : June & Kopi

Genre : komedi, drama, keluarga

Sutradara : Noviandra Santosa

Penulis Naskah : Noviandra Santosa, Titien Wattimena 

Produser : Noviandra Santosa

Musik : Joy Ngiaw

Sinematografi : Budi Utomo

Film Editing : Maulana Ishak,Monge

Perusahaan Produksi : Aurora Films

Distributor : Netflix Originals

Durasi : 1 jam 30 menit

Rilis : 28 Januari 2021

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button