Media UtamaOktober 2021

Manajemen Stres yang Sederhana

Stres dapat berdampak buruk bagi kesehatan jiwa dan fisik. Ada cara sederhana untuk mengelolanya

Pandemi COVID-19 telah memberikan perubahan yang besar dalam kehidupan manusia. Pada kondisi tertentu, keadaan ini dapat memicu stres. Dr. Lahargo Kembaren, Sp.KJ., Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi, Bogor menyitir hasil survei Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia yang menunjukkan fenomena stres di masyarakat Indonesia.

Survei secara daring itu meminta orang melakukan swaperiksa terhadap masalah psikologis mereka dalam lima bulan pandemi berlangsung. Dari 4.010 responden yang mengikuti survei, 64,8 persen memiliki gejala gangguan kejiwaan. Tiga gangguan kejiwaan yang cukup banyak adalah rasa cemas (65 persen), depresi (62 persen), dan gangguan stres pascatrauma (75 persen).

“Ketika kami analisa gangguan stres pascatrauma itu lebih dalam lagi, ternyata cukup serius angka-angkanya,” kata Lahargo kepada Mediakom pada 27 Oktober 2021. Survei itu menunjukkan bahwa 1 dari 5 orang sudah mulai punya pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau keinginan untuk bunuh diri. Sebanyak 15 persen dari mereka yang punya pikiran tentang kematian bahkan memikirkannya hampir setiap hari.

Risiko orang dengan gangguan jiwa yang terkena COVID-19 tujuh kali lipat lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami gangguan jiwa. “Ini terjadi  karena ada imun sistem yang tertekan. Risiko kematian pada orang dengan gangguan jiwa meningkat dua kali lipat,” kata Lahargo.

Secara umum ketika seseorang mengalami suatu krisis, perubahan, dan masalah pasti ada emosi-emosi yang muncul. Ada marah, kesal, sedih, kecewa, merasa terkucilkan, atau terabaikan. “Sebenarnya itu adalah emosi yang alamiah, yang normal. It’s okay not to be okay ketika menghadapi situasi yang tidak enak. Tapi, kalau itu sudah mulai berlebihan dan berkepanjangan dan mulai mengganggu fungsi produktivitas, relasi, dan performa, kita mulai melihat ada stres pada diri kita,” ujar Lahargo.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button